Petani Merasakan Manfaat Berkoperasi

Kamis, 26/12/2024 - 14:44
ilustrasi. Istimewa

ilustrasi. Istimewa

Klikwarta.com, Jakarta - Koperasi terbukti telah memberikan banyak manfaat buat negara ini, termasuk di dalamnya manfaat yang didapatkan oleh para petani jika mereka ikut berkoperasi. Kesimpulan ini sudah dipublikasikan dalam Buku Serial Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM yang telah dirilis Kementerian Koperasi dan UKM. Kamis (26/12)

Mengutip dari buku tersebut, pendapatan rumah tangga petani yang berkoperasi tercatat mencapai Rp19,37 juta, atau lebih tinggi Rp14,37 juta dibandingkan dengan pendapatan petani yang bukan anggota koperasi yaitu sebesar Rp5.00 juga. 

Artinya, pendapatan petani yang menjadi anggota koperasi enam kali lebih besar dibandingkan petani yang bukan anggota koperasi. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi berperan secara aktif dalam upaya meningkatkan usaha tani. 

Data juga menunjukkan petani yang menjadi anggota koperasi memiliki produktivitas yang lebih besar yaitu 1,03 kg/m2 dibandingkan petani yang bukan anggota koperasi yang sebesar 0,49 kg/m2. Perbedaan di antara keduanya adalah sebesar 0,54 kg/m2, atau mencapai 52 persen. 

Petani yang tergabung dalam koperasi juga memiliki jumlah produksi tiga kali lebih banyak dibandingkan petani yang tidak bergabung dengan koperasi. 

Tak hanya itu saja, koperasi juga memberikan dampak yang signifikan (t-stat=5,36) terhadap jumlah produksi kopi petani. Rata-rata jumlah produksi kopi petani yang menjadi anggota koperasi yaitu sebanyak 1.318 kg atau 1,3 ton jauh lebih tinggi dibandingkan petani yang bukan anggota koperasi yang hanya sebesar 411 kg. 

Sayangnya, hingga saat ini minat petani untuk berkoperasi masih terbilang rendah. Merujuk buku tersebut, baru 363 petani yang menjadi anggota koperasi dari sampel sebanyak 18.286 rumah tangga. Selebihnya, 17.923 rumah tangga tidak menjadi anggota koperasi. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, masih rendahnya minat petani untuk berkoperasi antara lain disebabkan karena banyak petani yang masih ragu untuk bergabung dengan koperasi dikarenakan tiga hal, yaitu banyak koperasi yang tidak aktif, kurangnya minat para petani dan kaum muda yang tidak tertarik untuk terjun di sektor pertanian.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait