Geopark Natuna Senergi Dengan Seni Kebudayaan Lokal 

Senin, 30/09/2024 - 09:19
Ketua Harian Geopark Kabupaten Natuna, Basri

Ketua Harian Geopark Kabupaten Natuna, Basri

Klikwarta.com, Natuna - Ketua Harian Geopark Kabupaten Natuna, Basri juga mengatakan bahwa Geopark Natuna bukan hanya berfokus pada pelestarian alam, tetapi juga berperan penting dalam melestarikan warisan budaya lokal yang telah diwariskan melalui turun-temurun.

Saat di konfirmasi oleh media ini diruangan kerjanya Lantai ll Kantor Bupati Natuna. Jl. Batu Sisir Desa Sungai Ulu Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna. Senin 30/09/2024.

d

Lanjut Basri juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna, hari ini tetap berfokus untuk mewujudkan dan mencapai atau impian sebagai kawasan Geopark UNESCO Global Internasional.

"Karena Geopark Natuna, sangat indah dan tidak kalah saing dengan geopark  yang ada luar daerah dan memadukan nilai-nilai Geologi dengan tradisi khas adat budaya masyarakat setempat.," Tegas Basri.

“Geopark memberikan kesempatan bagi masyarakat lokal untuk memberdayakan warisan budaya mereka dengan baik dan mengembangkan budaya lokal yang dulu sempat punah dan akhirnya bisa kembali berkembang di tengah masyarakat.," Papar Basri.

Budaya lokal juga berkembang melalui beberapa kegiatan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Geopark Pantai Piwang dan di Geopark yang berada di wilayah Natuna.

Melalui program edukasi dan pariwisata, Kabupaten Natuna mengajak agar para pengujung dan masyarakat setempat  untuk dapat meramaikan Geopark Pantai Piwang yang berada di pusat Kota Ranai, agar dapat menikmati keindahan alam di tepi pantai laut Natuna.

w

Berbagai fasilitas modern seperti taman bermain anak-anak, panggung pentas seni budaya dan area olahraga, fasilitas ini sangat cocok untuk berakhir pekan sambil menikmati keindahan Pantai Piwang.

"Pantai Piwang memiliki nuansa budaya Melayu, sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat merasakan kebudayaan yang ada di lokasi.,"Ungkap Basri.

"Panorama di sekitar, tak perlu diragukan oleh warga ataupun wisatawan yang berkunjung ke Natuna tak akan satupun melewatkan momen untuk berswafoto., "Tutup Basri.

Senada dengan Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hadisun juga mengatakan untuk pentas seni dan budaya seperti Dendang 
Piwang beberapa bulan yang lalu yang di adakan oleh pemerintah daerah di lokasi Geopark Pantai Piwang membuat warga terhibur melalui beranekaragam pentas seni budaya lokal.

Seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno disambut dengan kesenian permainan alu tradisi khas Natuna oleh Kelompok Alu Desa Kelanga dan kemudian diarak dengan kesenian hadrah.

"Tujuan gelar budaya dendang piwang ini sebagai rutinitas di setiap kecamatan untuk melestarikan kebudayaan melayu Natuna agar dapat di kembangkan ke anak cucu kita nantik.," Ungkap Hadisun.

“Semoga kebudayaan yang ada di wilaya Natuna bisa menjadi karisma nusantara,” pungkasnya.

Gelar Budaya Dendang Piwang tahun 2024 ini di meriahkan dengan Tari Kreasi Bujang Telajak Kesenian Tradisional Hadrah oleh Sanggar Jaya Raya.

"Tari Kreasi Berdulang oleh Sanggar Seni SMAN 2 Bunguran Timur, Tari Kolosal Kurik Kundi oleh Kelompok Tari Kurik Kundi, dan joget lambak bersama masyarakat.," Tutup Hadisun. (Ilham/adv)

Berita Terkait