Kisah Inspiratif Kartini Pejuang Lingkungan Penjaga Kebersihan Depok

Selasa, 21/04/2026 - 07:23
Ibu Dina, sosok Kartini pejuang lingkungan penjaga kebersihan, Selasa (21/4/2026)

Ibu Dina, sosok Kartini pejuang lingkungan penjaga kebersihan, Selasa (21/4/2026)

Klikwarta.com, Depok - Momentum Hari Kartini ke-147 yang diperingati pada 21 April 2026 menjadi pengingat penting bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tidak pernah padam oleh zaman. 

Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan perempuan Indonesia yang terus bergerak membawa perubahan di berbagai bidang, termasuk dalam menjaga lingkungan hidup.

Di tengah tantangan perubahan iklim, krisis sampah, dan kerusakan alam, semangat Kartini hadir dalam wujud baru: perempuan-perempuan tangguh yang menjadi pejuang lingkungan dan pendobrak tradisi lama yang merugikan masyarakat serta alam sekitar.

Jika dahulu Kartini memperjuangkan hak perempuan untuk memperoleh pendidikan dan kebebasan berpikir, kini banyak perempuan Indonesia melanjutkan perjuangan itu melalui aksi nyata menjaga bumi.

.

Mereka hadir sebagai penggerak bank sampah, pelestari mangrove, petani organik, pengusaha ramah lingkungan, hingga petugas kebersihan yang bekerja tanpa pamrih demi lingkungan tetap bersih dan sehat.

Salah satu sosok inspiratif itu adalah Ibu Dina, wanita tangguh yang berdomisili di kawasan Depok 2 Tengah, Kota Depok. Ia merupakan salah satu pegawai Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok yang setiap hari mengabdikan diri menjaga kebersihan Kota.

Dengan semangat tinggi dan dedikasi tanpa lelah, Ibu Dina rutin melaksanakan tugas membersihkan sampah di sepanjang Jalan KSU Raya hingga Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC).

Di tengah terik matahari, debu jalanan, maupun cuaca yang tak menentu, Ibu Dina tetap setia menjalankan pekerjaannya. 

Baginya, kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi kenyamanan masyarakat. Ketulusan dan kedisiplinannya menjadi teladan bahwa pekerjaan mulia tidak diukur dari jabatan, melainkan dari manfaat yang diberikan kepada banyak orang.

.

Perjuangan Ibu Dina menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan tidak selalu dilakukan melalui panggung besar atau kebijakan megah. Dari sapu dan kelengkapan kebersihan yang dibawa setiap hari, tersimpan nilai pengabdian, kerja keras, dan kepedulian sosial yang tinggi. Sosok seperti inilah Kartini masa kini yang bekerja nyata untuk kepentingan bersama.

Momentum Hari Kartini juga menjadi saat yang tepat untuk menghadirkan penghargaan nyata bagi para perempuan pekerja lapangan yang selama ini sering luput dari sorotan.

Pemerintah Kota Depok dapat memberikan apresiasi dalam bentuk yang layak kepada para Kartini pejuang lingkungan, seperti penghargaan khusus, peningkatan kesejahteraan, perlindungan kerja yang lebih baik, fasilitas penunjang, hingga perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja mereka.

Apresiasi tersebut penting sebagai bentuk penghormatan atas jasa para petugas kebersihan perempuan yang setiap hari menjaga wajah kota tetap bersih, nyaman, dan sehat. Dengan penghargaan yang layak, semangat kerja mereka akan semakin tumbuh dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

.

Peran perempuan dalam menjaga lingkungan bukan hal sepele. Di banyak daerah, ibu rumah tangga menjadi garda terdepan dalam memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mengajarkan pola hidup hemat energi kepada keluarga. Dari rumah tangga sederhana, perubahan besar dapat dimulai.

Semangat Kartini juga terlihat dari keberanian perempuan mendobrak tradisi lama yang selama ini menempatkan perempuan hanya di ruang domestik. 

Kini, perempuan mampu memimpin komunitas hijau, menyuarakan isu lingkungan di ruang publik, bahkan terlibat dalam pengambilan kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Peringatan Hari Kartini ke-147 seharusnya tidak berhenti pada seremoni mengenakan kebaya semata. Momentum ini perlu menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan masa depan hijau, bersih, dan berkeadilan.

(Pewarta : Arif)

Berita Terkait