Mahasiswa Membudayakan Menyontek, Alasan Salah Jurusan

Minggu, 23/06/2024 - 16:23
Foto: poetsandquants.com

Foto: poetsandquants.com

Oleh : Meisy Nurullia

Klikwarta.com - Saat ujian Semester di masa kuliah berlangsung, kamu pasti sering mendengar kalimat peringatan dari dosen "jangan menyontek selama ujian berlangsung, jika ketahuan maka nilai kamu nol". 

Memang benar, saat ini menyontek sudah menjadi budaya di negeri ini, perilaku menyontek seakan sudah terikat dengan kalangan mahasiswa. Jangankan orang lain, mungkin kamu sendiri juga melakukan hal tersebut seperti, melirik teman yang berada di sebelahmu ketika ujian, atau meminta jawaban dengan menggunakan trik tipuan yang hanya kamu dan temanmu mengerti agar tidak ketahuan oleh dosen pengawas, Perilaku menyontek merupakan sebuah tindakan yang tidak baik, hanya saja menjadi wajar di lingkungan sosial khususnya di lingkungan kuliah. Budaya menyontek terus berlanjut karena malas dalam belajar yang dipelihara. 

Beberapa faktor intrinsik penyebab mahasiswa malas belajar kurangnya motivasi dalam diri sendiri, pola makan yang kurang baik, suasana hati yang buruk, minat terhadap mata Pelajaran tertentu, dan bakat yang dimilki mahasiswa.

Faktor minat terhadap mata Pelajaran tertentu terdengar begitu sering diucapkan oleh kalangan mahasiswa dan menjadi alasan yang dilontarkan jika tidak lulus atau bahkan keluar dari kampus "Sejujurnya, jurusan ini tidak sesui dengan bakat yang saya miliki makanya saya memutuskan untuk berhenti." Persoalan ini tidak akan bisa dihentikan, jika kamu sendiri tidak berusaha lebih keras untuk mengatasinya lebih lanjut.

Ada mahasiswa yang sudah terjebak dan bisa mengatasinya pelan-pelan. 'bagus' jika ketika kamu memutuskan berhenti kuliah dan langsung berkuliah ke tempat jurusan yang sesui dengan bakatmu. Namun, tidak sedikit pula mahasiswa salah jurusan tersebut memutuskan berhenti kuliah dan tidak mencoba mendaftar ke jurusan yang diinginkan karena faktor ekonomi. Sehingga cara satu-satunya agar kamu tidak berhenti di tengah semester kuliah dengan memilih jurusan yang kamu minati.

Ini ada 5 tips, agar kamu tidak salah memilih jurusan:

1. Pastikan minatmu/Bakatmu
Agar kamu tidak salah memilih jurusan, pastikan dengan baik dan seksama minatmu dibidang apa atau bakat yang kamu miliki di bidang seperti apa, contohnya jika kamu hobi menulis maka masuk lah ke jursan jurnalistik, sastra. Nah, jika kamu memilki bakat untuk membuat robot, maka masuklah ke jurusan dibidang Listrik, Robotic, dan Ilmu komputer.

2. Berkonsultasilah dengan yang lebih berpengalaman
Jika kamu sudah memilih jurusan atau masih ragu untuk memilih jurusan, kamu bisa berkonsultasi kepada orang yang lebih berpengalaman agar lebih yakin. Berkonsultasi
kepada guru BK, kakak kelas/alumni yang sedang kuliah, atau mungkin orangtua.

3. Sesuikan dengan kemapuan
Lihatlah kemampuan yang kamu miliki dengan jurusan sudah sesui atau belum, kenali kemapuanmu lebih baik, jika sudah memastikan jurusan tersebut cocok atau tidak, kamu bisa mengambil keputusan atas itu. Pokoknya, jangan membiarkan dirimu
terjebak pada jurusan tersebut.

4. Hindari ego dalam diri
jika kamu hanya mementingkan ego terlihat mengentengkan jurusan yang dipilih itu adalah kesalahan besar, karena selama kuliah kamu akan menghadapi fase belajar yang lebih tinggi dan tekanan yang kuat. Sehingga, jika kamu sembarangan memilih jurusan akan berdampak pada diri sendiri yang berakhir down, dan pada akhirnya memutuskan berhenti. Jadi, pastikan dengan baik bahwasanya kamu sanggup menghadapi itu.

5. Jangan mengikuti pengaruh orang lain
Ketika memilij jurusan, jangan mengikuti maunya keluarga, ngikut teman, dll 'jangan pernah melakukan hal itu'. Ikuti kemampuann, bakatmu sendiri karena kuliah ini untuk dirimu sendiri bukan untuk orang lain. Jadi, untuk apa sih cuman ngikutin orang lainndan berakhir menyesalinya.

Nah, itu tadi tips yang bisa kamu gunakan agar tidak membudayakan nyontek dengan alasan tidak masuk jurusan yang tepat atau salah jurusan. Memilih jurusan yang tepat ini nih bakal bikin kamu nyaman selama perkuliahan. Dan kamu dapat memotivasi diri sendiri jauh lebih baik, dan belajar yang tekun. Tetapi, jika kamu tidak diterima dalam jurusan tersebut lebih baik tidak lolos daripada gagal bertahan.

Tags

Berita Terkait