Wali Kota Bitung Pimpin Rapat Peningkatan Status Siaga Menjadi Tanggap Bencana

Rabu, 11/05/2022 - 10:15

Klikwarta.com, Bitung - Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar bersama forkopimda Kota Bitung, mengadakan rapat peningkatan status dari siaga bencana menjadi tanggap bencana, di ruang VIP Kantor Wali Kota Bitung, Selasa (10/5/2022).

Dalam rapat tersebut, Wali Kota Bitung mengatakan, berdasarkan laporan para Lurah dan Camat, saat rapat pada tanggal 28 dan 30 April dilanjutkan tanggal 1, 3, 5 dan 6 Mei 2022 lalu, bahwa telah terjadi beberapa bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah titik wilayah Kota Bitung.

"Maka itu, peningkatan status dari siaga bencana, menjadi tanggap bencana. Hal tersebut berdasarkan keputusan Wali Kota Bitung Nomor 188.45/hkm/sk/113/2022 tanggal 14 April 2022 tentang penetapan status siaga darurat bencana banjir, longsor, serta angin kencang di Kota Bitung. Juga berdasarkan perkiraan potensi banjir pada bulan Mei tahun 2022 yang di keluarkan oleh BMKG bekerja sama kementerian PUPR, serta badan Informasi Geospasial (BIG) Kementerian SDN pada tanggal 26 April 2022, serta surat dari BNPB Nomor B-154/BNPB/DII/BP.03.02/04/2022 tanggal 28 April 2022, tentang peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman banjir dan gerakan tanah (longsor) periode bulan Mei", kata Mantiri.

Lanjut Mantiri mengatakan, hal ini dilakukan guna mengurangi dampak bencana yang ditimbulkan. Di mana telah dilakukan kaji cepat oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bitung, di lokasi bencana banjir yang disertai material pasir dan lumpur, tanah longsor dan pohon tumbang di beberapa titik Wilayah Kota Bitung.

"Bencana yang terjadi di Kota Bitung, seperti angin kencang disertai hujan, terjadi dalam kurun waktu melebihi normal, tanah longsor, banjir, serta pohon tumbang. Untuk itu, reaksi cepat dalam menangani bencana yang terjadi harus benar-benar di tingkatkan untuk keselamatan kita semua", ujarnya.

"Jadi kita semua harus tetap siap siaga dalam menghadapi berbagai macam bencana yang kita tidak tahu kapan datangnya. Sebab sekarang musim hujan. Maka itu kami meminta kepada masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai untuk selalu waspada terhadap segala macam kemungkinan yang kita tidak inginkan", tambah Mantiri.

Oleh karenanya, Maurits Mantiri mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, terlebih yang tinggal di daerah rawan tergenang air. Bersihkan saluran yang banyak tumpukan sampah dan lebih khusus jangan membuang sampah ke selokan.

"Buanglah sampah pada tempat yang sudah disediakan dan untuk daerah rawan longsor tetap harus waspada", pinta Mantiri.

"Kita semua harus berkolaborasi dalam rangka mencegah dan meminimalisir bencana apapun itu. Kolaborasi ini meliputi semua pihak, mulai dari masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pemerintah, TNI-Polri, serta instansi vertikal. Sebab dengan kerja kolaborasi atau gotong royong ini pasti kita semua bisa mencegahnya atau setidaknya bisa meminimalisir terjadinya bencana", demikian kata Wali Kota Bitung.

Hadir dalam rapat kali ini, Plh Sekretaris daerah, Forsman Dandel, S.Sos, Inspektur, Kalaksa BPBD, Kaban Keuangan dan Stafsus yang membidangi.(*)

Berita Terkait