Gus Fawait Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Monumen Pahlawan Muhammad Sroedji

Minggu, 18/08/2024 - 13:37
Gus Fawait

Gus Fawait

Klikwarta.com, Jember - Momen HUT RI ke-79 tahun ini merupakan momen yang spesial bagi bakal calon bupati Jember gus Fawait. Bersama ribuan relawan, gus Fawait menggelar upacar bendera di sebuah pinggir perkebunan di Kabupaten Jember.

Upacara memperingati hari kemerdekaan digelar secara sederhana, lokasi di Desa Karangkedawung Kecamatan Mumbulsari Jember, tepatnya di Monumen pahlawan Muhammad Sroedji. Upacara dihadiri oleh seluruh partai pengusung PKS, PPP NasDem Golkar PKB Gerindra PAN, dan  partai non parlemen.Gus Fawait menjadi inspektur upacara dalam kegiatan tersebut.

Gus Fawait saat dikonfirmasi mengatakan alasan digelarnya upacara bendera tersebut di wilayah perkebunan sebagai simbol dimana di wilayah perkebunan ada di pedesaan dan ada dipinggir pantai juga.

"Desa, wilayah perkebunan dan pinggir pantai hampir mayoritas  dihuni oleh masyarakatnya miskin, termasuk di Jember,"jelasnya.

"Kami ingin Indonesia termasuk Jember segera terbebas dari kemiskinan. Apalagi secara jumlah terbesar Jember berada diurutan nomor dua se-Jawa Timur. Momen HUT RI Kemerdekaan ke- 79 ini sebagai tonggak sejarah kemerdekaan Jember dari kemiskinan, "jelas politisi Gerindra ini, sabtu 17 Agustus 2024.

Dibeberkan Presiden LSN ini, Kabupaten Jember berada di urutan kedua dengan jumlah penduduk miskin di Jatim. "Mereka tersebar di tiga wilayah, yakni perdesaan, pinggiran hutan dan kebun serta pantai,"jelasnya.

Gus Fawait mengatakan sekarang ini di saat angka kemiskinan di Jatim turun, jumlah penduduk miskin di Jember  justru meningkat.

"Permasalahan kemiskinan adalah permasalahan pekerjaan rumah bersama. Oleh sebab itu, fenomena kemiskinan tersebut ke depan jangan sampai terjadi lagi di Jember, " jelasnya.

Berdasarkan data BPS Jember yang dikutip Gus Fawait -sapaan akrabnya-, tren jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember selama periode Maret 2022-Maret 2023 bertambah sebanyak 3,73 ribu jiwa. Dari 232,73 ribu jiwa pada Maret 2022 menjadi 236,46 ribu jiwa pada Maret 2023. 

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Jember dalam rentang waktu satu tahun tersebut juga mengalami peningkatan sebesar 0,12 persen. Dari 9,39 persen pada Maret 2022 menjadi 9,51 persen pada Maret 2023.

Ditambahkan olehnya juga, penduduk miskin di Kabupaten Jember tidak ditangani dengan serius. Pemberian subsidi dan bantuan langsung kepada keluarga penerima manfaat hanya bersifat sementara dan senang sesaat. Bahkan, sekarang ini dengan kondisi prasarana yang cukup memadai salah satunya infrastruktur, maka tak ada investor satupun yang melirik ingin berinvestasi di Jember.

"Oleh sebab itu, ke depan, jika dipercaya rakyat memimpin Jember, saya akan all out  dan memastikan untuk pengentasan kemiskinan di Jember akan banyak investor masuk ke Jember sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Jember,"tandasnya.

Berita Terkait