Maurits-Hengky Ingin Kebersihan Lingkungan Membudaya di Masyarakat

Senin, 05/04/2021 - 15:31
Maurits-Hengky Ingin Kebersihan Lingkungan Membudaya di Masyarakat

Maurits-Hengky Ingin Kebersihan Lingkungan Membudaya di Masyarakat

Klikwarta.com, Bitung - Mengawali masa pemerintahan, Kebersihan lingkungan jadi salah satu fokus pemerintahan Maurits Mantiri dan Hengky Honandar. Hal ini di buktikan dari fokus tersebut terlihat, Senin (05/04/2021). 

Maurits dan Hengky menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemkot Bitung untuk melaksanakan kerja bakti. Bahkan tak sekedar memerintah, Walikota dan Wakil Walikota periode 2021-2024 ini ikut turun langsung.

Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri usai pelaksanaan kerja bakti memberikan penjelasan yang mana ia mengatakan, program bersih-bersih itu ditujukan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

"Kami berharap dengan kerja bakti ini bisa memunculkan semangat gotong-royong kepada kita semua. Dan kita bisa semakin peduli pada lingkungan dan terus melestarikannya," ujarnya

Hal yang sama disampaikan wakil walikota Bitung Hengky Honandar, Menurut dia, meski terkesan sepele, manfaat dari gotong royong menjaga kebersihan lingkungan sangat besar.

"Yang pertama tentu membuat lingkungan jadi sehat sehingga bisa mencegah penyebaran berbagai jenis penyakit. Tapi selain itu manfaat dari gotong-royong juga untuk memupuk kebersamaan. Kita bisa menjaga hal itu dan pada gilirannya memberi dampak positif terhadap kehidupan bermasyarakat," ucapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Bitung, Sadat Minabari, juga turut berbicara. Ia menyatakan jika kerja bakti itu juga sebagai bentuk pencegahan resiko bencana.

"Dengan rutin membersihkan sampah maka kita bisa meminimalisir potensi bencana. Karena seperti yang sering terjadi, banjir di Bitung kerap disebabkan oleh terganggunya drainase akibat penumpukan sampah," tambahnya.

Sadat juga menyampaikan imbauan terkait penanganan sampah, yang di mana menurut dia ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat yaitu mulai dari penggunaan wadah yang hanya sekali pakai, pemisahan sampah organik dan non organik, dan menepati waktu pembuangan sampah yang berlaku dari pukul 18.00 WITA-06.00 WITA, menghindari munculnya lokasi baru pembuangan sampah, serta menghindari pembuangan sampah bersifat spesifik atau luar biasa, semisal puing-puing bangunan, pecahan kaca dan potongan pohon.
Pelaksanaan kerja bakti tersebut di laksanakan di seluruh wilayah di Kota Bitung. 

Dalam kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI/Polri.

(Pewarta : Laode)

Berita Terkait