Konferensi Pers; 'Kondisi Terkini Nagari Malampah Pasca Gempa'

Senin, 07/03/2022 - 21:25
Konferensi pers pasca gempa Malampah

Konferensi pers pasca gempa Malampah

Klikwarta.com, Pasaman - Gempa Magnitudo 6,2 yang melanda Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, menghancurkan berbagai bangunan.

"Di antaranya jembatan, rumah, fasilitas umum, kerusakan sawah dan lahan pertanian, rumah ibadah, kerusakan fasilitas kesehatan dan fasilitas lainnya. Selain itu, juga mengakibatkan beberapa korban jiwa", demikian disampaikan Komansan tanggap darurat Letkol Kav. Hery Bakty pada Konferensi Pers, di media center posko tanggap darurat, Senin (7/3/2022), sekira pukul 16:00 WIB. Tepatnya di depan halaman Kantor Kecamatan Tigo Nagari.

Hadir pada jumpa Pers tersebut, Bupati Pasaman H.Benny Utama, Kapolres Pasaman AKBP. Dr.Fahmi Reza, Sekda Pasaman Drs Maraonda dan para awak Media.

Hery Bakti menjelaskan, korban yang meninggal dunia akibat gempa sebanyak 14 orang. 10 orang sudah ditemukan, sedangkan 4 orang masih dinyatajan hilang.

"Pada hari ini dinyatakan penghentian pencarian terhadap 4 orang korban tersebut, 10 sudah ditemukan, tambah empat yang hilang menjadi 14”, ujar Hery.

Penghentian pencarian ini, kata dia, sesuai SOP Basarnas, bahwa waktu pencarian hanya selama tujuh hari karena permintaan Masyarakat dan Pemda Pasaman ditambah tiga hari tetap tidak ditemukan. Oleh karena itu, dinyatakan 4 orang yang hilang tersebut meninggal dunia.

"Penambahan waktu 3 hari pencarian korban kerja keras tim Basarnas, TNI-Polri, sampai hari ke-10. Sejak diperpanjang, belum juga berhasil. Untuk itu pada hari ke-11 ini, dihentikan pencarian“, jelas Hery Bakty.

Ia menyampaikan, jumlah pengungsi gempa Malampah, sebanyak 5.207 orang.

Untuk 11 tempat pengungsian dihuni oleh 3.021 jiwa, sedangkan yang membuat tenda di depan rumah sebanyak 2.186 jiwa.

Selanjutnya total rumah yang rusak sebayak 1.816 unit. Terdiri dari rusak berat/hancur 498 unit, rusak sedang 425 unit dan rusak ringan sebanyak 893 unit.

Kerusakan sekolah Paud, SD, SMP sebanyak 32 unit. Terdiri dari Paud 7 unit, SD 21 unit dan SMP 4 unit.

Letkol Kav Hery Bakty menambahkan, untuk fasilitas umum yang rusak/hancur sebanyak 4 unit jembatan dan tempat ibadah 9 unit. Terdiri dari, Masjid rusak berat 5 unit serta rusak ringan 4 unit.

Selanjutnya, bangunan Pemerintah yang rusak ringan sebanyak 2 unit, yakni Kantor Wali Nagari Malampah dan Kantor Wali Nagari Malampah Barat. Pustu dan Polindes rusak ringan sebanyak 6 unit.

Soal penyediaan sarana dan prasarana air bersih sudah terpasang di lokasi, sebanyak 6 truk tanki air dan 12 unit tandon air. Terkait kebutuhan listrik, pihak PLN telah melaksanakan tugasnya sejak hari pertama dan penerangan lampu jalan sudah terpasang pada 16 titik lokasi terdampak bencana.

Sementara Posko pelayanan kesehatan sudah tersedia di tujuh lokasi. Sedangkan dapur umum tersedia di enam lokasi dengan total kapasitas 3.310.

"Terakhir pembangunan Posko sekolah dan tenda belajar Darurat sebanyak 11 unit pada enam SD dan Satu SLTP", pungkasnya.

Pewarta : Riskal

Berita Terkait