Sambil Menunggu Diresmikan, TMMD 110 Kodim Wonosobo Diawali Kegiatan Pra TMMD

Selasa, 23/02/2021 - 13:06
Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo menjadi salah satu Kodim jajaran Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, yang menyelenggarakan program TMMD Reguler ke-110 tahun 2021. 
Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo menjadi salah satu Kodim jajaran Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, yang menyelenggarakan program TMMD Reguler ke-110 tahun 2021. 

Klikwarta.com, Jogjakarta- Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo menjadi salah satu Kodim jajaran Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, yang menyelenggarakan program TMMD Reguler ke-110 tahun 2021. 

Terkait pelaksanaan TMMD Reguler tersebut, acara peresmiannya tinggal menghitung hari. Jija tak ada aral melintang, pembukaan TMMD Reguler 110 tersebut akan dimulai pada tanggal 2 Maret 2021. Kegiatan ini akan berlangsung selama 30 hari ke depan. 

Menurut Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, Mayor Czi Agus Sriyanta di Makorem, Senin (22/2/2021) bahwa, sambil menunggu pembukaan secara resmi dimulainya TMMD 110 Kodim Wonosobo, telah diawali dengan kegiatan Pra TMMD di lokasi kegiatan. 

"Tujuan dilaksanakannya Pra TMMD salah satunya untuk melakukan persiapan awal meliputi persiapan material. Terutama untuk pekerjaan fisik, perlu dilakukan pekerjaan pendahulu 15 hari sebelum TMMD dibuka sehingga pengerjaannya bisa selesai tepat waktu dan mencapai hasil yang maksimal," ujar Kapenrem 072/Pamungkas, Mayor Czi Agus Sriyanta. 

Masih menurut Kapenrem Mayor Czi Agus Sriyanta, program TMMD ke-110 Kodim Wonosobo kali sasarannya ada kegiatan fisik dan non fisik. 

Terkait kegiatan fisik, ada delapan kegiatan yang menjadi sasaran Satgas TMMD kali ini. Meliputi rehab mushola, pembuatan satu unit pos kamling, perbaikan drainase jalan, pembuatan sandaran jalan, pembuatan jembatan Sigandul, Plat Deuker 1, Plat Deuker 2 dan pembangunan jalan diperkeras panjang 600 meter x 4 meter. 

Sedangkan kegiatan non fisik, sambung Mayor Czi Agus Sriyanta meliputi penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, Kamtibmas, sadar hukum dan hak asasi manusia, wajib belajar 12 tahun. 

"Ada juga kampung iklim, posyandu, administrasi kependudukan, sosialisasi keagamaan, SAR desa, Yankes stunting Pos Bindu, bahaya teroris dan paham Radikal, penguatan lembaga kemasyarakatan, UMKM, Pertanian, Perikanan dan Peternakan, dan ada juga penyuluhan tentang KB," urai Mayor Zci Agus Sriyanta.

Pewarta : Peni Kusumawati

Related News

Loading...
loading...