Peta zonasi penyebaran virus covid-19 Provinsi Aceh, dan Tenaga Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil saat melakukan vaksinasi disalah satu desa dalam daerah setempat
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Kendati kondisi pandemi covid-19 yang melanda bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, belakangan ini mulai menurun dengan usaha bersama antara pemerintah, masyarakat dan pihak terkait lainnya.
Tenaga Kesehatan (Nakes) bekerjasama dengan personil TNI/Polri, terus melakukan vaksinasi hingga kedesa-desa dalam upaya mewujudkan herd Immunity (Kekebalan Kelompok) masyarakat untuk mengantisipasi ancaman virus yang dapat merenggut nyawa manusia itu benar-benar sirna dari muka bumi ini.
Seperti nya tidak ada kata jenuh ataupun bosan bagi Tim Satgas Penanganan Covid-19 dan Tenaga Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil, bersama pihak terkait lainnya, untuk terus melakukan vaksinasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya bervaksin mewujudkan herd Immunity ditengah masa pandemi ini.
Hal tersebut terlihat, tim vaksinator vaksinasi covid-19 terus menerus bekerja ekstra memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bumi Syekh Abdurrauf As Singkily, membuka gerai vaksinasi hingga kedesa-desa dalam Kabupaten Aceh Singkil.
Bukan tanpa alasan, kerja ekstra, jemput bola tanpa mengenal lelah melakukan vaksinasi hingga kedesa-desa dilakukan tim vaksinator, Tenaga Kesehatan, serta pihak terkait lainnya sebagai upaya mengejar ketertinggalan capaian Vaksinasi daerah setempat minimal sebelum habis tahun 2021 ini dapat tercapai 70 persen.
Untuk itulah, Tenaga Kesehatan bersama personil TNI/Polri Kabupaten Aceh Singkil dan pihak terkait lainnya masih terus membuka gerai vaksinasi dimasing-masing Puskesmas hingga kedesa-desa, ungkap Kepala Bidang Penanganan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil Muhammad Raja Maringin, Selasa (14/12/2021).
Sementara sesuai dari hasil rekapan vaksinasi covid-19 Kabupaten Aceh Singkil, persentase vaksinasi dosis pertama daerah setempat berada diangka 52,3 persen dan dosis kedua 31,5 persen.
Kabid P2P mengatakan, jumlah persentase vaksinasi Kabupaten Aceh Singkil tersebut dipastikan akan terus meningkat seiring kegiatan vaksinasi covid-19 itu masih terus dilakukan hampir setiap harinya dalam daerah setempat.
Menurut Raja Maringin, selain melaksanakan didesa-desa yang di Pusatkan di Puskesmas-Puskesmas dalam Kabupaten Aceh Singkil, kegiatan vaksinasi juga dilakukan di Kantor-kantor vertikal, tempat keramaian daerah setempat lainnya.
Hal itu dilakukan bertujuan untuk memberikan pelayanan yang baik dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi serta memberikan pemahaman terhadap warga akan pentingnya bervaksin untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.
Kegiatan jemput bola Vaksinasi ke desa – desa ini dinilai sangat efektif. Terlihat dari capaian vaksinasi yang mengalami peningkatan sejak dilakukannya vaksinasi covid-19 di Desa, ujarnya.
Disamping itu Kabid P2P juga menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut bersama-sama menyukseskan program pemerintah mewujudkan herd Immunity (Kekebalan Kelompok) guna menjaga diri agar terhindar dari wabah Covid-19 dan memutus penyebaran virus penyakit itu.
Sehingga untuk mewujudkan herd Immunity mempercepat vaksinasi terhadap masyarakat dibutuhkan kerjasama sinergitas seluruh pihak memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi covid-19 ini.
"Pemahaman dan sosialisasi pentingnya vaksinasi ini penting dilakukan untuk menepis isu miring atau berita hoak tentang vaksin yang selama ini beredar ditengah masyarakat", ujarnya.
Dari hasil rekapan persentase vaksinasi covid-19 dalam Provinsi Aceh, sementara ini Kabupaten Aceh Singkil berada di posisi ke-10 dengan jumlah angka vaksinasi 50,1 persen.
Begitu juga dalam peta zonasi penyebaran virus covid-19 saat ini, Kabupaten Aceh Singkil masuk dalam zona hijau bersama Kabupaten Gayo Lues, dan Bener Meriah, yang tidak memiliki kasus, dari 23 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Aceh.
Namun diingatkan, meski sudah divaksin masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan sering cuci tangan, saat melakukan aktivitasnya sehari-hari. Sehingga penyebaran virus covid-19 ini benar-benar lenyap dari muka bumi ini, pungkasnya.
(Pewarta : Er)








