RUPST Bank Jatim, Susunan Pengurus Dirombak

Kamis, 17/03/2022 - 20:23
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2021 Bank Jatim

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2021 Bank Jatim

Klikwarta.com, Surabaya -  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku (RUPST TB) 2021, di Ruang Bromo, Kantor Pusat lantai 5, Surabaya.

RUPS kali ini masih dilaksanakan di tengah Pandemi Covid-19. Bank Jatim telah menyiapkan berbagai skenario dan protokol antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 demi kelancaran dan kenyamanan pemegang saham yang ingin mengikuti jalannya RUPS.

Hadir langsung dalam RUPS tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sebagai pemegang saham pengendali.

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa skenario kegiatan RUPS Tahun Buku 2021. Skenario pertama, para pemegang saham dapat memberikan kuasa kepada Biro administrasi efek tanpa mengurangi hak pemegang saham untuk hadir. Skenario berikutnya, bagi pemegang saham yang ingin mengikuti jalannya RUPS tanpa hadir secara langsung dapat menyaksikan pelaksanaan RUPS melalui live streaming.

Bank Jatim tidak menyediakan makanan, minuman ataupun cinderamata kepada para pemegang saham yang telah hadir secara langsung. Para pemegang saham yang menghadiri kegiatan RUPS juga wajib memenuhi prosedur kesehatan yang ditetapkan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Bank Jatim, menyampaikan laporan pertanggungjawaban Direksi Perseroan untuk Tahun Buku 2021.

Busrul menyampaikan bahwa salah satu komponen yang ada pada laporan tersebut berisi tentang kinerja Bank Jatim selama Tahun Buku 2021 yang menunjukkan performa bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year / YoY).

"Jika dibandingkan dengan kinerja industri perbankan secara nasional dan regional Jawa Timur, pertumbuhan kinerja Bank Jatim berada di atas pertumbuhan rata rata", ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan kinerja Desember 2021, untuk pertama kalinya dalam sejarah, aset Bank Jatim mencapai 100 Triliun lebih atau tepatnya tercatat sebesar Rp. 100,72 Triliun dan tumbuh 20,45%. Sedangkan laba bersih Bank Jatim tercatat Rp. 1,52 triliun atau tumbuh 2,29% (YoY).

Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan beberapa variabel seperti Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim yang mencatatkan pertumbuhan 21,52% (YoY) yaitu sebesar Rp83,20 triliun.

"Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat", terangnya.

Dengan dukungan jajaran Direksi yang baru, Busrul berharap, kinerja Bank Jatim akan lebih baik dan bersemangat lagi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, khususnya dalam bidang teknologi IT.

"Akan semakin berkembang kedepannya. Dan kami tentu bisa untuk resilient (ulet) dan tentu kami tetap adaptif dan tetap tumbuh. Dan tentu saja kami harus berkolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak", tambahnya.

Busrul menjelaskan, dari sisi pembiayaan, Bank Jatim bersyukur meskipun tantangan pandemi masih terjadi, dan mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif yaitu tumbuh 3,06% (YoY) atau sebesar Rp42,75 triliun. Kredit di sektor UMKM menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 11,07% (YoY) atau tercatat 7,55 Triliun, sedangkan kredit komersial tercatat sebesar Rp10,46 Triliun atau tumbuh 1,28% dan kredit di sektor konsumsi tercatat sebesar Rp24,74 Triliun atau tumbuh 1,58%.

Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Desember 2021 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 17,26 %, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,11 % dan Return On Asset (ROA) 2,05 %. Pada RUPS Tahun Buku 2021 Bank Jatim berhasil membagi dividen sebesar Rp52,11 / lembar saham.

Nilai tersebut naik dari dividen tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp48,85 / lembar saham. Secara keseluruhan, Total dividen yang dibagi kepada pemegang saham adalah sebesar Rp782.457.605.053,02 atau sebesar 51,37% dari laba bersih Tahun Buku 2021.

"Pembagian dividen yang selalu meningkat setiap tahunnya menjadikan saham BJTM sebagai salah satu saham favorit pilihan masyarakat dalam berinvestasi," paparnya.

Pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 kali ini, terdapat perubahan susunan pengurus perseroan. Bank Jatim memberhentikan dengan hormat anggota Direksi yang berakhir masa jabatannya yaitu Direktur Risiko Bisnis Rizyana Mirda dan Direktur Keuangan Ferdian Timur Satyagraha.

Selain itu, berdasarkan hasil RUPS Tahunan 2021, Bank Jatim mengangkat Komisaris dan Direksi baru yang telah lulus fit & proper test. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi bankjatim setelah pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2021 adalah sebagai berikut :

Komisaris Utama : Suprajarto, Komisaris Independen : Muhammad Mas’ud, Komisaris Independen : Candra Fajri Ananda, Komisaris Independen : Sumaryono, Komisaris : Heru Tjahjono, Direktur Utama : Busrul Iman, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko : Erdianto Sigit Cahyono, Direktur TI dan Operasi : Tonny Prasetyo, Direktur Konsumen Ritel dan Usaha Syariah : R Arief Wicaksono, serta Direktur Komersial dan Korporasi : Edi Masrianto.(*)

Berita Terkait