Laznas PPPA Daarul Qur'an Jadi Tuan Rumah Pertemuan Strategis Kemenag RI
Klikwarta.com, Jakarta - Laznas PPPA Daarul Qur'an dipercaya menjadi tuan rumah dalam agenda strategis kolaborasi antara Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Indonesia. Pertemuan yang berlangsung pada Jum'at (17/7) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pasca penyelenggaraan acara Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, yang sukses digelar secara nasional pada akhir Juni lalu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Waryono Abdul Ghafur, Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur'an Dwi Kartika Ningsih, Direktur Program Laznas PPPA Daarul Qur'an Zainal Umuri serta puluhan pimpinan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dari berbagai daerah di Indonesia. Pertemuan ini bukan sekadar agenda evaluasi, tetapi menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah-langkah kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan lembaga filantropi Islam dalam menghadirkan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Waryono Abdul Ghafur menyampaikan apresiasi kepada seluruh LAZ yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan gelaran nasional Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat mampu menghadirkan dampak sosial yang lebih luas.
"Kolaborasi yang telah terbangun ini harus terus dijaga dan diperkuat. Potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf akan memberikan dampak yang jauh lebih besar apabila dikelola secara kolaboratif, profesional, dan berorientasi pada kebermanfaatan umat," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur'an Dwi Kartika Ningsih menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada lembaganya sebagai tuan rumah dalam forum strategis tersebut. Menurutnya, kolaborasi merupakan kunci dalam memperluas manfaat program-program sosial dan dakwah yang dijalankan bersama.
"Menjadi tuan rumah dalam pertemuan ini merupakan amanah sekaligus kehormatan bagi Laznas PPPA Daarul Qur'an. Kami percaya bahwa ketika pemerintah dan seluruh LAZ berjalan bersama dalam semangat kolaborasi, maka kebermanfaatan yang dirasakan masyarakat akan semakin luas dan berkelanjutan," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Direktur Program Laznas PPPA Daarul Qur'an Zainal Umuri yang menilai forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas program-program kolaboratif di masa mendatang.
Diskusi yang berlangsung hangat membahas berbagai tindak lanjut pasca program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026 mulai dari evaluasi pelaksanaan program, penguatan koordinasi antar LAZ, hingga peluang menghadirkan program-program bersama yang mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Forum ini juga mempertegas pentingnya membangun ekosistem filantropi Islam yang saling menguatkan. Melalui kolaborasi lintas lembaga, diharapkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dakwah, kemanusiaan, hingga penguatan ekonomi umat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang berkelanjutan.
Bagi Laznas PPPA Daarul Qur'an, kolaborasi bukan hanya menjadi strategi dalam menjalankan program, melainkan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat melalui kerja sama yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Melalui forum ini, diharapkan sinergi antara Kemenag RI dan seluruh LAZ se-Indonesia terus berkembang menjadi kolaborasi yang semakin kuat, sehingga berbagai program sosial, dakwah, pendidikan, zakat, infak, sedekah, dan wakaf mampu menjangkau lebih banyak masyarakat serta menghadirkan kebermanfaatan yang semakin luas bagi Indonesia. (**)








