Klikwarta.com, Bengkulu Selatan - Kuota keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Bengkulu Selatan sudah ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag) RI yakni 133 orang. Jumlah tersebut bertambah 6 kursi dibanding kuota sebelum pandemi covid-19 yang hanya 127 saja.
Ternyata, penambahan didapatkan dari kuota khusus lanjut usia (lansia) sebanyak 12 kursi khusus untuk Bengkulu Selatan. Sedangkan kursi reguler, BS hanya mendapat kuota 121 kursi.
Kasi Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag BS H. Khayadi, MHI mengatakan jika tidak ada perubahan, JCH akan diberangkatkan ke Mekkah pada 25 Mei 2023. Keberangkatan sesuai kelompok terbang (kloter) yang ditetapkan Kemenag RI.
“Untuk pemberkasan akhir, semua JCH sedang melengkapi. Sementara ini 133 JCH yang terdaftar bersiap mengikuti pengecekan kesehatan kedua kali sebelum diberangkatkan pada 25 Mei mendatang,” ujar Khayadi.
Dijelaskan Khayadi, dari 133 JCH yang konfirmasi siap berangkat. Sebanyak 59 orang di antaranya merupakan JCH tahun 2020 yang keberangkatannya tertunda lantaran pandemi covid-19. Khusus JCH ini tidak akan dikenakan dana tambahan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp24 juta.
“Yang dikenakan biaya tambahan itu merupakan JCH yang baru akan melunasi tahun ini. Untuk JCH lama yang sudah melakukan pelunasan, tidak perlu lagi, karena mereka sebelumnya sudah lunas BPIH dan siap berangkat,” jelas Khayadi.
Di sisi lain, meningkatnya kuota JCH BS disebutkan Khayadi akan berpengaruh dengan daftar tunggu pemberangkatan haji tahun berikutnya. Dengan kuota sebelumnya yang hanya 127 orang per tahun, daftar tunggu haji BS sudah selama 21 tahun.
“Intinya pemerintah memprioritaskan dulu JCH lansia. Karena dari 2823 total JCH yang ada di Bengkulu Selatan, sebanyak 30 persen di antaranya sudah lansia,” sambung Khayadi.
Jika ada masyarakat BS yang berniat mendaftar haji. Hendaknya sudah mendaftar di usia yang masih muda. Sehingga di umur yang sudah matang, JCH tidak terlalu lama menunggu antrean pemberangkatan.
“Bagusnya itu di umur 20-an sudah daftar haji. Namun balik lagi kepada kemampuan diri masing-masing,” pungkasnya. (Adv)








