Menhut Raja Juli: Pendampingan BKN Membantu Kemenhut Bangun Meritokrasi

Jumat, 02/10/2026 - 20:23
Menhut Raja Juli Antoni

Menhut Raja Juli Antoni

Klikwarta.com, Jakarta - Dengan pendampingan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, menyambut baik penguatan Manajemen Talenta sebagai bagian dari upaya memajukan organisasi. Ia sepakat bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi penting bagi Kementerian Kehutanan untuk menjalankan tugas dan menghadapi kebutuhan organisasi ke depan.

“Masa depan Kementerian Kehutanan ada pada sumber daya manusianya. Sistem merit ini harus kita kerjakan dengan sungguh-sungguh,” ujar Raja Juli dalam Ekspose Kesiapan Penerapan Manajemen Talenta Kementerian Kehutanan di Kantor Pusat BKN RI, Jakarta, Kamis (01/10/2026).

Sejalan dengan arahan Kepala BKN, Prof. Zudan yang menempatkan Manajemen Talenta sebagai pendekatan baru dalam menyiapkan ASN sesuai kebutuhan organisasi. Menurutnya, pendekatan tersebut relevan untuk memastikan pengelolaan ASN di Kementerian Kehutanan semakin objektif dan berbasis pada kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai Manajemen Talenta dapat menjadi instrumen untuk memastikan pengisian maupun rotasi jabatan dilakukan berdasarkan kualitas, kapasitas, kredibilitas, dan moralitas, bukan pertimbangan subjektif.

Dalam mempersiapkan penerapan Manajemen Talenta, Kementerian Kehutanan sendiri mendapatkan pendampingan dari BKN yang dilakukan melalui penguatan pemetaan talenta, penilaian kompetensi dan potensi, pengembangan talenta, hingga pemanfaatan sistem informasi untuk mendukung pengambilan keputusan.

Ia menilai dukungan tersebut penting karena Kementerian Kehutanan memiliki ASN yang tersebar di berbagai wilayah dengan beragam pengalaman dan kompetensi. Melalui ekosistem Manajemen Talenta yang dibangun BKN, profil dan portofolio ASN dapat ditampilkan secara digital sehingga lebih mudah digunakan oleh pimpinan.

“Dengan sistem Manajemen Talenta ini, saya melihat portofolio mereka dapat tampil secara digital, dan kemudahan uji kompetensi serta ekosistem Manajemen Talenta yang dibangun oleh BKN sangat membantu kami,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan informasi tersebut dapat membantu Kementerian Kehutanan melihat talenta yang dimiliki sekaligus menghubungkannya dengan kebutuhan jabatan. Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui pemetaan talenta pada JPT Pratama, Administrator, dan Jabatan Fungsional Ahli Madya. 

Sejumlah langkah akselerasi ini juga dilakukan dengan dukungan ekosistem BKN, diantaranya meliputi percepatan pengisian data melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta ASN (SIMATA) BKN, pengembangan Sistem Informasi Penilaian Perilaku 360 Derajat, serta penilaian kompetensi dan potensi melalui metode ProASN dan CACT BKN. Tercatat sebanyak 6.228 pegawai telah mengikuti penilaian kompetensi dan memenuhi syarat jabatan pengawas.

Menhut sepakat bahwa penguatan Manajemen Talenta dan sistem merit memastikan Kementerian Kehutanan memiliki SDM yang sesuai untuk menjalankan mandat organisasi. Karena itu ia optimistis dengan pendampingan yang diberikan BKN, Kementerian Kehutanan dapat mempersiapkan penerapan Manajemen Talenta sebagai bagian dari penguatan pengelolaan ASN, dan pembangunan organisasi yang berbasis kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait