DPK Tanjungpinang Siapkan Lomba Bertutur 2026 untuk 100 Siswa SD

Selasa, 28/04/2026 - 23:36
Rapat dan sosialisasi yang digelar di kantor DPK Kota Tanjungpinang, Selasa (28/4/2026).

Rapat dan sosialisasi yang digelar di kantor DPK Kota Tanjungpinang, Selasa (28/4/2026).

Klikwarta.com, Tanjungpinang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Tanjungpinang kembali menyiapkan Lomba Bertutur tingkat SD/MI tahun 2026 sebagai upaya memperkuat budaya literasi sekaligus melatih kemampuan berbicara di depan umum bagi pelajar.

Kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia itu akan diikuti sekitar 100 siswa kelas 4 dan 5 SD/MI se-Kota Tanjungpinang. Lomba dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 19 Mei 2026.

Persiapan pelaksanaan dibahas dalam rapat dan sosialisasi yang digelar di kantor DPK Kota Tanjungpinang, Selasa (28/4/2026).

Kepala DPK Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty, menyampaikan kegiatan ini telah berjalan memasuki tahun kedua. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat minat baca anak sejak usia sekolah dasar.

Materi lomba tidak banyak berubah dibanding tahun sebelumnya, namun peserta yang berbeda setiap tahun memberi ruang pembelajaran baru bagi siswa.

Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk memahami isi cerita dan menyampaikannya kembali dengan cara mereka sendiri.

“Kami terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat, terutama pelajar. Anak-anak juga dilatih agar percaya diri, terbiasa membaca, dan berani tampil di depan umum,” kata Meitya.

Lomba bertutur juga diarahkan untuk menanamkan pesan moral melalui cerita rakyat sekaligus mengenalkan nilai budaya daerah kepada generasi muda.

Kegiatan ini bukan semata-mata ajang lomba, tetapi juga sarana pembentukan karakter agar anak lebih percaya diri, berani tampil, dan terbiasa membaca.

“Semoga peserta tahun ini dapat menampilkan kemampuan terbaik sehingga berpeluang mewakili Kota Tanjungpinang ke tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPK Kota Tanjungpinang, Sugiarto, mengatakan sosialisasi ini bertujuan agar sekolah dapat mempersiapkan siswa sejak awal. Dengan begitu, peserta bisa tampil lebih baik saat lomba berlangsung.

Ia menjelaskan, teknis pelaksanaan dan mekanisme penilaian dari dewan juri perlu dipahami oleh guru pembimbing. Penilaian meliputi cara bercerita, ekspresi, intonasi suara, dan kelancaran saat tampil di depan umum.

“Yang dipersiapkan bagaimana anak-anak bisa bercerita dengan baik dan percaya diri di depan umum,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan sejumlah judul cerita yang akan digunakan dalam lomba, di antaranya kisah Badang Sandim Sani dan Batu Ampar, Selat Nasi di Pulau Subi, Raja Haji dan Perang Riau, Asal Usul Kota Tanjungpinang, hingga Asal Usul Pulau Bintan.

Rapat turut dihadiri Kabid Pengembangan dan Perawatan Perpustakaan Rosi Aryani, para narasumber, yakni Rendra Setyadiharja, Amrie Poerbha Yogya Sayektie, Afitri Susanti, serta guru pendamping sekolah SD/MI. (*)

Berita Terkait