Saat Paripurna DPRD Pesibar Agenda Jawaban Pemerintah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021
Klikwarta.com, Pesisir Barat - DPRD Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) mengelar kegiatan rapat paripurna, dengan agenda mendengarkan jawaban pemerintah kabupaten pesisir barat, atas ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021, Paripurna berlangsung di gedung dewan pesibar, juma'at (08/07/2022).
Wakil Bupati (Wabup) A Zulqoini Syarif, memberikan Jawaban atas genda dimaksud, wabup menjelaskan secara singkat dan padat perihal masukan, saran maupun koreksi yang telah disampaikan seluruh fraksi dalam Pandangan Umum mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Pesibar tahun Anggaran 2021.
"Dikatakannya, dengan harapan raperda ini lebih baik dan sempurna, yang pada akhirnya sisa lebih perhitungan dapat kita formulasikan dalam perubahan APBD yang akan datang, ujar wabup.
Pada kesempatan ini juga, wabup memberikan jawaban atas pertanyaan dari Fraksi PKB, dan meminta untuk menjelaskan progres pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Pesisir Barat, serta telah menghabiskan dana berapa, kekurangannya berapa dan target penyelesaiannya kapan.
Dijawab Wabup Zulqoini, Sampai saat ini kemajuan pekerjaan pembangunan gedung kantor Bupati lanjutan (multiyears) saat ini sudah 69,34% dengan nilai seratus empat puluh enam koma tiga puluh lima (146,35) milyar rupiah.
Sedangkan pembayaran kepada PT. Jaya Konstruksi saat ini mencapai seratus dua puluh delapan koma delapan puluh empat (128,84) milyar rupiah.
Berdasarkan data tersebut, Pemkab Pesisir Barat masih kekurangan pembayaran sebesar tujuh belas koma lima puluh satu (17,51) milyar rupiah terhadap realisasi pekerjaan.
Dalam proses pelaksanaannya terjadi stagnansi kemajuan pekerjaan yang diakibatkan oleh pandemi covid-19 pada tahun 2020 dan 2021, berakibat pada keterlambatan pengiriman material dan pengurangan tenaga kerja.
Lanjut, kemudian pada tahun anggaran 2021 juga terjadi refocusing anggaran, yang berakibat pada penangguhan pembayaran pekerjaan, akibat keterlambatan tersebut dilakukan reschedule pekerjaan dan akan selesai pada tahun 2022, jelas wabup
Dengan disampaikannya jawaban dan tanggapan tersebut, semoga dapat menjawab semua pertanyaan saran dan imbauan serta koreksi yang termuat dalam pandangan umum seluruh fraksi.
Namun, Apabila masih ada hal-hal yang memerlukan uraian lebih rinci dan diperlukan jawaban serta penjelasan secara teknis dan lebih luas, tentunya dapat dibahas dalam pertemuan dengan komisi-komisi maupun forum lainnya, demikian pungkas wabup.
(Pewarta: Jokson)








