Polda Jatim Musnahkan 80 Kg Sabu dan Hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2023

Rabu, 30/08/2023 - 14:34
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto saat memberikan keterangan pers, Selasa (29/8)

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto saat memberikan keterangan pers, Selasa (29/8)

Klikwarta.com, Surabaya – Ditresnarkoba Polda Jatim mengamankan sabu 19, 688 kilogram dengan tambahan ekstasi 3.888 butir, libatkan tersangka berinisial HA dan MNS, dengan jaringan Jakarta – Jawa Timur (Jatim).

Sementara untuk Polrestabes Surabaya sita  sabu 28, 275 kg, 10 ribu butir ekstasi, ini dari  jaringan Sumatra Jawa yang oleh tersangka berinisial PL sekaligus juga mengungkap jaringan Sumatra Jawa dengan barang bukti sabu 33, 928 kg, ini dilakukan penangkapan di Palembang.

Total barang bukti disita sekaligus dimusnahkan 80, 674 kg sabu, 13.772 butir pil ekstasi dengan estimasi nilai uang Rp 120 Miliar.

“ Untuk 1 gram dapat juga menyelamatkan 5 orang sehingga kita bisa menyelamatkan 400 jiwa masyarakat di Jawa Timur,” ujar kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto didampingi Dirresnarkoba Kombes Arie Ardian, Selasa (29/8/2023).

Sementara dari kegiatan hasil  Operasi Tumpas yang berlangsung 12 hari ini baru selesai. Hasilnya yang  disita sabu 8, 587 kg, ganja 26, 279 kg melibatkan tersangka sebanyak 661 orang, ekstasi 690 butir, obat keras lebih dari 2.718.493 butir.

.

Untuk Ditreskoba Polda Jatim sita ganja 21, 371 kg melibatkan  tersangka berinisial HH ditangkap di Magetan, ini jaringan Jakarta – Surabaya. Kemudian sabu 5 kg dari tersangka berinisial TM dan DM ditangkap di Pekanbaru Riau ini masuk jaringan Sumatera Jawa.

Pil dobel L ( Pil Koplo) disita 1, 2 juta butir dari tersangka RSH, S dan AY ditangkap di Tulungagung dan Gresik ini kelompok Jaringan Jawa Timur. Lalu Polres Gresik sita pil  koplo sebanyak  400 ribu butir dari tersangka MN dan MA,  yang ditangkap di Gresik  ini jaringan Jawa Timur.

Operasi “Tumpas Narkoba Semeru 2023”  bergabung sama TNI dan Satker Polda Jatim, ini sasaran operasi  di tempat hiburan. Bahkan juga mengamankan pelaku yang dinyatakan positif narkoba.

“Kami dapat perintah pimpinan Polri bersama jajaran Kepolisian termasuk  Polres melakukan langkah penguatan revitalisasi “Kampung Bebas Narkoba”  dengan pilot project 1 Desa di setiap Polres. Dan inilah yang kita berharap betul menjadi daya cegah dan daya tangkal untuk melawan masalah narkoba. Saya berharap betul tolong rekan media masifkan informasi ini,” tandas Kapolda Jatim.

Waspadai pada seluruh elemen masyarakat yang masih memiliki potensi terlibat dalam masalah narkoba. “Kita tahu menjadi orang tua yang saat ini kecemasan adalah anak kita – teman kita – saudara kita  terjerumus masalah narkoba,” lanjutnya

Untuk itulah, Kapolda Jatim meminta semua pihak untuk bisa meningkatkan mempedulikan terhadap isu ini, sehingga menjadi kolaborasi bersama memberantas narkoba.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait