FPD DPRD Jatim Minta Pempov Antisipasi Lonjakan Covid-19

Sabtu, 15/05/2021 - 20:16
Ketua Fraksi Partai Demokrat Jatim Sri Subianti

Ketua Fraksi Partai Demokrat Jatim Sri Subianti

Klikwarta.com, Jawa Timur - Pemerintah Provinsi Jatim diminta lakukan antisipasi bila terjadi lonjakan kasus penyebaran covid 19. Ketua Fraksi Partai Demokrat Jatim Sri Subianti mengatakan hal itu sebagai warning agar kasus covid- 19 di Jatim tidak alami kenaikan yang mengkhawatirkan pasca lebaran. 

Menurut Sri Subiati, antisipasi ini perlu karena dari pantauan yang ada masih ada mereka yang lolos dan berkumpul bersama keluarga di desa. Meskipun ada larangan mudik. Ironis lagi mereka ada yang tidak melakukan karantina sebagaimana yang diharapkan.

"PPKM mikro di desa RT atau RW masih banyak yang tidak menerapkan aturan ketat dan tegas seperti yang diharapkan ketika ada mereka yang datang dari rantau," ujarnya, Sabtu (15/05/21).

Subiati berharap bisa memaklumi karena satu sisi ini urusan kemanusiaan. Mereka datang silaturrahmi pada orang tuanya dan famili
nya yang sudah lama tidak ketemu.

Di sisi lain, persoalannya ditambah ramainya pasar, mall maupun tempat wisata lokal saat liburan lebaran ini. Masyarakat yang tidak mudik banyak yang mendatangi tempat tersebut. Imbasnya kerumunan terjadi.

"Diberbagai wilayah Kota/Kabupaten, banyak kita lihat masyarakat sebelum lebaran kemarin banyak yang datangi pasar dan mall untuk keperluan lebaran," katanya.

Menurutnya, sekarang pasca lebaran dan masih suasana libur masih banyak yang mendatangi mall dan pasar untuk cari makanan, ditambah tempat wisata lokal yang banyak didatangi untuk berlibur. 

"Ini khan potensi timbulnya claster baru," paparnya.

Langkah antisipasi ini perlu dilakukan agar lonjakan kasus covid- 19 di Jatim tidak alami kenaikan yang cukup tinggi seperti tahun 2020 kemarin pasca lebaran.

Kasus meningkatkan jumlah kasus tahun 2020 kemarin pasca lebaran yang begitu tinggi, lanjut Anti harus tetap menjadi pelajaran tersendiri bagi Pemprop agar tidak terulang lonjakan tersebut di pasca lebaran tahun ini.

"Ingat kita pernah alami lonjakan kasus yang cukup tinggi di Jatim tahun lalu pasca lebaran, yang itu cukup membuat kita di Jatim kerepotan," paparnya.

Subiati juga meminta agar rumah sakit yang ada di Jatim khususnya kota-kota besar seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, Malang, Jember, Madiun untuk juga melakukan persiapan guna mengantisipasi lonjakan kasus covid- 19 pasca lebaran ini. Termasuk Rumah Sakit lapangan yang ada di jl Indrapura.

Antisipasi ini lanjutnya perlu dilakukan agar kiti tidak alami kegagapan bila kekhawatiran terjadinya lonjakan terjadi nantinya pasca libur lebaran ini.

Subiati berharap Jatim yang kondisi penyebaran covid- 19 yang landai saat ini, dan tidak alami lonjakan lagi pasca libur lebaran. Dengan begitu, antisipasi tetap harus dilakukan. Untuk itu, dirinya terus meminta masyarakat lakukan prokes ketat saat rayakan lebaran kali ini. Meskipun mereka yang sudah mendapatkan vaksin. 

"Ingat vaksin bukan obat tapi untuk meningkatkan daya tubuh dari serangan covid-19," pungkas wanita yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim.

(Pewarta : Supra) 

Berita Terkait