Danramil 0833/02 Kedungkandang, Kapten Inf Kieswo tanam pohon, Jumat (6/11)
Klikwarta.com, Kota Malang – Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus diperkuat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kota Malang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi yang dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon di kawasan Lapangan Buring dan sepanjang bantaran Sungai Brantas, tepatnya di belakang GOR Ken Arok, Kecamatan Kedungkandang, Jumat (6/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Danramil 0833-02/Kedungkandang, Kapten Inf Kieswo, turut hadir bersama Kapolresta Malang Kota, Sekretaris Daerah Kota Malang, Kepala BPBD Kota Malang, Camat Kedungkandang, serta Kapolsek Kedungkandang.
Kehadiran berbagai unsur pimpinan dan instansi tersebut mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam membangun kesiapsiagaan serta memperkuat upaya mitigasi bencana di wilayah Kota Malang.

Pelaksanaan apel siaga menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, meningkatkan koordinasi, serta memastikan kesiapan seluruh unsur terkait dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Tidak hanya mengandalkan kesiapan personel dan peralatan, kegiatan juga dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Penanaman pohon di kawasan bantaran Sungai Brantas menjadi langkah konkret dalam mendukung penghijauan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan daya dukung lingkungan untuk mengurangi risiko bencana.
Keterlibatan TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, dan unsur kewilayahan dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Danramil 0833-02/Kedungkandang Kapten Inf Kieswo bersama seluruh unsur terkait berharap kesiapsiagaan menghadapi bencana semakin kuat. Selain itu, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap lingkungan dengan menjaga kelestarian alam sebagai bagian penting dari upaya pencegahan bencana.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kota Malang diharapkan semakin tangguh menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi serta mampu mewujudkan lingkungan yang aman, hijau, dan lestari.
(Kontributor : Arif)








