Soroti Cabang Vakum hingga Kaderisasi Kampus, Yonas Tola Maju Bursa Ketua PP PMKRI 2026–2028

Jumat, 24/07/2026 - 15:11
Mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Yogyakarta, Yohanes Tola

Mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Yogyakarta, Yohanes Tola

Klikwarta.com, Ruteng - Peta persaingan menuju kursi kepemimpinan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2026–2028 mulai menghangat. Mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Yogyakarta, Yohanes Tola, resmi menyatakan kesiapannya bertarung dalam bursa pemilihan Ketua Presidium PP PMKRI pada Kongres mendatang.

Melalui gagasan bertajuk "PMKRI OTW Lebih Baik", pemuda yang akrab disapa Yonas ini menyoroti sejumlah persoalan krusial yang tengah dihadapi organisasi mahasiswa Katolik tertua di Indonesia tersebut. Salah satu fokus utamanya adalah pelemahan basis kaderisasi di tingkatan kampus serta fenomena maraknya cabang daerah yang mengalami kevakuman.

Yonas menilai, PMKRI tidak bisa lagi hanya mengandalkan romantisme sejarah panjang organisasi tanpa melakukan pembenahan tata kelola secara substansial. Menurutnya, dinamika zaman menuntut organisasi untuk bergerak lebih adaptif dan profesional.

"PMKRI memiliki sejarah yang panjang dan nilai perjuangan yang kuat. Namun tugas kita hari ini adalah memastikan PMKRI terus bertumbuh, semakin dekat dengan kader, dan profesional dalam pengelolaan organisasi," kata Yonas dalam keterangan tertulisnya di Yogyakarta.

Lima Langkah Reformasi Internal

Untuk menjawab tantangan tersebut, Yonas menawarkan lima agenda strategis yang berfokus pada reorientasi fungsi kaderisasi dan pembenahan struktur:

Penguatan Basis Kampus (PMKRI Masuk Kampus): Mengembalikan perguruan tinggi sebagai laboratorium utama kaderisasi dengan mendorong pembentukan komisariat serta menyusun standar tata kelola nasional.

Reaktivasi Cabang Vakum: Menugaskan Pengurus Pusat dan Komisariat Daerah (Komda) untuk hadir secara sistematis mendampingi dan menghidupkan kembali cabang-cabang yang pasif.

Integrasi Data Alumni: Membangun basis data alumni secara nasional guna mengoptimalkan potensi jejaring dalam mendukung kaderisasi dan pengabdian masyarakat.

Revitalisasi Tata Kelola PP PMKRI: Mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi birokrasi di tingkat Pengurus Pusat sebagai role model bagi daerah.

Penerapan Meritokrasi Leadership: Membuka pintu bagi kader-kader potensial dari seluruh daerah untuk masuk dalam kepemimpinan nasional berdasarkan kapasitas, integritas, dan kompetensi (the right person in the right place).

Rekam Jejak Pemimpin Muda

Sebelum memutuskan melangkah ke tingkat nasional, Yonas mengawali rekam jejak organisasinya di lingkungan kampus dengan memimpin PMK Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) periode 2021–2022. Karir organisasinya berlanjut saat dipercaya memimpin PMKRI Cabang Yogyakarta Santo Thomas Aquinas pada periode 2023–2024.

Di luar aktivitas organisasi, Yonas aktif di dunia profesional serta kerap menuangkan gagasannya melalui tulisan opini yang menyoroti isu-isu kepemudaan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.

Menjelang pelaksanaan Kongres PP PMKRI, Yonas berharap kontestasi pemilihan Ketua Presidium tidak sekadar menjadi ajang pergantian figur, melainkan ruang adu gagasan untuk menentukan arah masa depan organisasi.

"Kongres adalah momentum untuk memperkuat persaudaraan dan mempertemukan gagasan. Saya percaya PMKRI akan semakin kuat apabila seluruh kader merasa memiliki ruang untuk bertumbuh dan setiap cabang mendapat perhatian yang setara," tutur Yonas.

Penulis : Kordianus Lado

Tags

Berita Terkait