Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno. (Foto: Istimewa)
Klikwarta.com, Karanganyar — Langkah cepat diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar guna menambal krisis tenaga pendidik di tingkat Sekolah Dasar (SD). Sebanyak 105 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang semula mengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) kini resmi dialihtugaskan menjadi guru SD.
Kebijakan terobosan ini ditempuh sebagai solusi pragmatis mengatasi defisit guru SD di Bumi Intanpari yang saat ini menembus angka 350 orang. Proses penyerahan Surat Keputusan (SK) penempatan anyar tersebut telah rampung disalurkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar.
Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, menyatakan bahwa rotasi masif ini merupakan strategi pemenuhan kebutuhan pendidik tahap awal yang terukur.
"Total kekurangan guru SD di Karanganyar saat ini mencapai sekitar 350-an orang. Melalui kebijakan ini, sebanyak 105 posisi guru SD berhasil langsung kita penuhi pada tahap pertama," kata Hendro usai pembinaan para pegawai di lingkungan Disdikbud Karanganyar, Rabu (12/8/2026).
Agar proses adaptasi berjalan mulus, 105 guru eks-TK tersebut bakal diprioritaskan mengajar siswa kelas 1 dan kelas 2 SD. Langkah ini disesuaikan dengan rekam jejak pedagogis serta kemampuan pengasuhan anak usia dini yang telah menjadi keahlian mereka.
Disdikbud pun menjamin legalitas serta kelinieran kebijakan ini setelah berkonsultasi intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Penempatan di kelas awal dirancang presisi agar gaya mengajar para guru tidak mengejutkan para murid baru yang tengah menjalani transisi dari dunia TK ke Sekolah Dasar.
"Hasil koordinasi dengan Kemendikdasmen dipastikan aman dan linier. Penempatannya tetap kita arahkan untuk kelas 1 dan kelas 2 SD agar proses transisi mengajar berjalan lancar," tegas Hendro.
Menjawab kekhawatiran terkait potensi kekosongan pengajar di jenjang TK, Hendro menegaskan hal tersebut tak mengganggu operasional secara signifikan. Sebab, Pemkab Karanganyar sejauh ini hanya mengelola dua TK Negeri, sementara mayoritas TK lainnya berada di bawah naungan yayasan swasta.
Dengan demikian, pihak yayasan memiliki fleksibilitas penuh untuk merekrut tenaga pendidik anyar secara mandiri guna mengisi posisi yang ditinggalkan.
Hingga saat ini, total guru ASN TK di Karanganyar tercatat sebanyak 300 orang.
Disdikbud Karanganyar terus memetakan potensi rotasi tahap berikutnya demi menyapu bersih sisa kekurangan guru SD di seluruh pelosok Karanganyar.
Pewarta : Kacuk Legowo








