Apresiasi Masyarakat Terhadap FGD Inisiasi Badko HMI Sulselbar

Rabu, 07/09/2022 - 09:31
Fokus Group Discussion bersama  Badko HMI Sulselbar

Fokus Group Discussion bersama Badko HMI Sulselbar

Klikwarta.com, Makassar - Badko HMI Sulselbar menggelar FGD Fokus  Group Discussion dengan tema "Penyesuaian Harga BBM" berlangsung  di Sandeq Ballroom Hotel Claro Jl. AP. Pettarani Kota Makassar Senin (5/9/2022).

Penyelenggara kegiatan tersebut  HMI Badko Sulselbar dengan moderator Kabid Hukum dan HAM Badko HMI Sulselbar Sdr. Muh. Aswin.

Menghadirkan Nara sumber antara lain Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Nana Sujana, MM.,  sebagai Keynote Speaker, Humas Petamina Region VII Laode, Kadinsos Kota Makassar  Aulia Arsyad , S.Stp, M.Si., Ketua Bidang V HIPMI Sulsel Iwan Patiroi, Akademisi
Prof. Marzuki Dea, PH.D., Ketua Umum Badko HMI Sulbar A. Ikram Rifqi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Elemen Ormas dan Organda, Elemen Mahasiswa, Perwakilan Ojek Online, Perwakilan Buruh, Perwakilan Nelayan, dan perwakilan  Masyarakat.

Salah satu tokoh Masyarakat Andi (48th) kepada awak media klikwarta.com mengatakan, kami mengapresiasi kegiatan FGD yang diinisiasi  oleh  Badko HMI Sulselbar, dengan menghadirkan narasumber Pejabat Polri, dan Pemerintah serta Pertamina juga di hadiri oleh Mahasiswa  dan elemen Masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bukti bahwa Masyarakat mulai cerdas dan mengerti akan kebijakan pemerintah serta tempat mencurahkan unek unek serta untuk mencari solusi tentang bagaimana menyingkapi kebijakan pemerintah khususnya kenaikan harga BBM.

"Kami kurang setuju dengan kenaikan harga BBM karena akan berimbas kepada kenaikan harga lainnya,  akan tetapi jangan blokade jalan karena masyarakat yang tadinya simpatik malah menimbulkan masalah baru dan masyarakat merasa terganggu," ungkapnya.

Intinya penyampaian pendapat tidak harus turun ke jalan akan tetapi melalui forum seperti ini akan lebih penting untuk mendapatkan respon dari pemerintah tentang solusinya.

"Unras penolakan kenaikan harga BBM dengan blokade jalan akan menjadi kritis kepercayaan dan menipis dukungan masyarakat kepada pengunjuk rasa", pungkasnya.

(Pewarta Eris)

Tags

Berita Terkait