Dampak TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru di Yogyakarta

Senin, 11/05/2026 - 21:00
Foto istimewa

Foto istimewa

Klikwarta.com, Yogyakarta, 11 Mei 2026 - Tunjangan Profesi Guru (TPG) terus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan dan profesionalisme guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional. Kehadiran program tersebut dinilai mampu mendorong guru untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Cerita mengenai dampak TPG hadir dari para guru dan tenaga pendidik di SD Negeri Lempuyangan 1 dan SMP Negeri 15 Yogyakarta, Minggu (10/5).

Di SD Negeri Lempuyangan 1, sebanyak 17 guru telah tersertifikasi dan menerima manfaat TPG yang dinilai mampu menopang kesejahteraan sekaligus meningkatkan kompetensi guru.

Guru SD Negeri Lempuyangan 1, Shinta Puspitasari, mengaku perjalanan memperoleh sertifikat pendidik bukanlah hal mudah. Ia harus membagi waktu antara mengajar, menyelesaikan tugas Pendidikan Profesi Guru (PPG), hingga mengikuti uji kompetensi.

Namun seluruh perjuangan tersebut terbayar ketika dirinya dinyatakan lulus dan mulai menerima TPG sejak Mei 2025.

“Sertifikat pendidik bukan sekadar syarat administrasi, tetapi bukti bahwa guru harus terus belajar demi memberikan pembelajaran terbaik bagi murid,” tutur Shinta.

.

Menurutnya, TPG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga membuka ruang bagi guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran. Ia mengaku dapat membeli alat peraga, buku latihan membaca, hingga mengembangkan metode belajar yang lebih kreatif dan menyenangkan bagi siswa.

Cerita serupa hadir dari SMP Negeri 15 Yogyakarta. Kepala sekolah Siswanto menyampaikan bahwa sekitar 85 persen guru di sekolahnya telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima TPG secara reguler.

“Ketika kesejahteraan guru terjamin, fokus mereka dalam berinovasi di kelas dan memberikan pendampingan terbaik bagi murid menjadi jauh lebih maksimal,” kata Siswanto.

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 15 Yogyakarta, Mega Ayu Wulandari, menilai TPG menjadi bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi guru. Ia menyebut tunjangan yang diterima kurang lebih sebesar satu kali gaji pokok sesuai golongan masing-masing guru.

“Untuk saya sebesar Rp2.900.000. Tunjangan tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membantu pengembangan kompetensi profesional, seperti mengikuti pelatihan, seminar, hingga melanjutkan studi, membeli perangkat pendukung pembelajaran, maupun mengembangkan media ajar yang lebih inovatif,” ujar Mega Ayu.

“Dengan adanya dukungan ini, guru semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan pembelajaran terbaik bagi murid,” lanjutnya.

Sementara itu, Guru Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 15 Yogyakarta, Aulia Diah Pratiwi, mengatakan bahwa proses memperoleh sertifikasi guru merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen tinggi terhadap profesionalisme.

Menurutnya, TPG memberikan rasa bangga sekaligus pengakuan atas profesi guru yang selama ini menjadi fondasi penting pembangunan bangsa.

“Dengan kesejahteraan yang lebih baik, kami bisa lebih fokus mendampingi murid dan terus mengembangkan diri sebagai pendidik,” kata Aulia.

Sejalan dengan berbagai kisah tersebut, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai kebijakan, termasuk penyaluran tunjangan profesi bagi guru yang telah memenuhi persyaratan.

“Pemerintah melalui Kemendikdasmen terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai kebijakan, termasuk penyaluran tunjangan profesi guru bagi guru yang telah memenuhi persyaratan. Kami memahami masih ada tantangan yang dihadapi para guru di berbagai daerah, namun negara hadir dan terus bekerja agar kesejahteraan guru semakin baik dari waktu ke waktu,” ujar Nunuk.

Melalui penguatan Tunjangan Profesi Guru, Kemendikdasmen terus menghadirkan guru-guru profesional yang sejahtera, adaptif, dan siap membimbing generasi masa depan Indonesia menuju pendidikan bermutu untuk semua.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait