Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pelantikan Tubagus Fiki Chakara Satari sebagai Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI periode 2023–2028
Klikwarta.com, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pelantikan Tubagus Fiki Chakara Satari sebagai Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI periode 2023–2028. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi penyiaran publik di tengah lanskap media digital yang dinamis.
Pelantikan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kepemimpinan TVRI di tengah perubahan lanskap media yang semakin dinamis dan kebutuhan akan transformasi penyiaran publik di era digital.
"TVRI memiliki posisi strategis dalam membangun narasi Indonesia sekaligus menjadi ruang bagi lahirnya kreativitas dan inovasi anak bangsa. Kami berharap kepemimpinan baru dapat semakin memperkuat posisi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang relevan, inklusif, dan mampu membuka peluang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah," ujar Teuku Riefky di Kantor Pusat LPP TVRI, Jakarta, Senin (8/6).
Menteri Ekraf mengatakan TVRI dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif nasional kepada audiens yang lebih luas. Menteri Ekraf juga menambahkan, latar belakang Tubagus Fiki yang dekat dengan dunia kreatif menjadi modal penting bagi TVRI untuk terus beradaptasi dengan perubahan perilaku audiens dan perkembangan teknologi media.
Kolaborasi antara dunia penyiaran dan ekosistem ekonomi kreatif juga diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak ruang bagi karya serta talenta kreatif Indonesia.
"TVRI dapat menjadi jembatan yang mempertemukan kreativitas para pelaku ekonomi kreatif dengan masyarakat luas. Dengan jangkauan yang dimiliki, TVRI berpotensi memperkuat apresiasi terhadap karya anak bangsa sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi para kreator untuk berkembang," terang Teuku Riefky.
Tubagus Fiki Chakara Satari merupakan akademisi, pengusaha, dan pelaku industri kreatif yang memiliki pengalaman dalam pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan. Selain aktif sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, ia juga terlibat dalam berbagai inisiatif pengembangan kota kreatif melalui Bandung Creative City Forum (BCCF) dan Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI Agus Sudibyo mengatakan penetapan Direktur Utama PAW dilakukan setelah Dewan Pengawas mempertimbangkan kebutuhan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan industri penyiaran yang terus berkembang.
“Kami meyakini Tubagus Fiki Chakara Satari memiliki kapasitas, pengalaman, dan visi yang dibutuhkan untuk memimpin TVRI dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus mengoptimalkan peluang yang ada,” ujar Agus.
Agus menilai pelantikan tersebut berlangsung pada momentum yang krusial. Dalam waktu dekat TVRI akan menayangkan Piala Dunia FIFA 2026, sekaligus menghadapi perubahan pola konsumsi media yang semakin dipengaruhi platform digital, media sosial, dan layanan _streaming_.
“TVRI menghadapi perubahan ekosistem media yang berlangsung sangat cepat. Karena itu, transformasi perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan agar TVRI tetap relevan, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital,” katanya.
Pelantikan Direktur Utama PAW LPP TVRI diharapkan semakin memperkuat peran TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus memperluas ruang kolaborasi antara dunia penyiaran dan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (**)








