Kelompok Ekraf Binaan Bintan Bekarya Melaju dengan Cepat
Klikwarta.com, Bintan - Bintan Bekarya yang mana diprakarsai oleh Bintan Resorts, sebuah kawasan pariwisata populer di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, terus berjalan berkesinambungan. Di awal pengembangan, program Bintan Bekarya ini telah berhasil membentuk dan membina empat kelompok masyarakat di Desa Teluk Sebong, Kabupaten Bintan Utara.
Sebagai kelanjutan dari prestasi tersebut, terpilih lagi sembilan peserta di Desa Berakit yang mayoritas adalah ibu rumah tangga, untuk mendapatkan pelatihan seni batik yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 November 2023 yang dilaksanakan di perpustakaan Desa Berakit.
Destinasi wisata Bintan Resorts di Utara Pulau Bintan ini, telah memberikan pelatihan kepada kelompok Bintan Bekarya di Desa Sebong Pereh, Ekang Anculai, Sri Bintan dan Kelurahan Kota Baru di Kabupaten Bintan. Produk-produk hasil produksi dari kelompok - kelompok ini telah diakui sebagai produk kriya yang dijual tidak hanya bagi wisatawan yang berkunjung ke Bintan Resorts namun juga sebagai bentuk promosi destinasi wisata kawasan tersebut.
Dalam periode Agustus 2022 hingga September 2023, omset penjualan produk Bintan Bekarya mencapai 300 juta rupiah. Dengan kualitas produk yang semakin meningkat dan dengan jaringan yang berkembang, diharapkan pendapatan kelompok ekonomi kreatif masyarakat ini akan terus tumbuh.
Kali ini, pelatihan batik yang diberikan kepada kelompok binaan di Desa Berakit, didatangkan langsung dari Pulau Jawa yang ahli dalam seni batik. Tenaga ahli itu berasal dari Purana Gaya Indonesia. Seni membatik yang diajarkan menekankan nilai artistik tinggi, tren fashion yang menarik, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam pembuatan batik.
Materi batik yang diajarkan mencakup teknik kuas, teknik ciprat, dan teknik abstrak, yang dianggap lebih cepat diajarkan dan menghasilkan produk unik yang memiliki daya jual tinggi.
Pembukaan pelatihan yang mana dihadiri oleh Camat Telok Sebong Jupri, Kepala Desa terkait , serta perwakilan manajemen kawasan wisata Bintan Resorts.
Bhakti Adi Chandra kepala departemen pengembangan masyarakat dan koordinator utama program Bintan Bekarya PT Bintan Resort Cakrawala, pengelola kawasan pariwisata Bintan Resorts ini mengatakan bahwa, program Bintan Bekarya yang mana di Mulai
sejak tahun 2021. Bintan resort telah memulai dalam melakukan pelatihan baik di desa maupun di Kecamatan.
“Setelah pelatihan, peserta akan terus mendapatkan pendampingan dalam berbagai aspek, termasuk kualitas produk, jaringan, pemasaran, manajemen keuangan, dan manajemen organisasi dengan harapan, produk-produk yang dihasilkan dapat menjadi ciri khas dari desa-desa yang dibina,” terang Bhakti Adi.
Produk-produk dari kelompok ekonomi kreatif Bintan Bekarya, juga telah mendapatkan sorotan di pasar internasional sebagai produk kreatif, mencerminkan karakteristik pengrajin lokal masyarakat Pulau Bintan, yang telah menembus ke dunia internasional seperti Korea Selatan, Singapura, dan India. Sektor ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam mendukung pariwisata, dan produkproduk kreatif ini menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.
Bintan Resorts berkomitmen melibatkan masyarakat dalam sektor ekonomi kreatif, sehingga dapat mendukung pariwisata yang berkelanjutan di Pulau Bintan.
“Melalui pembentukan kelompok-kelompok usaha dari masyarakat disekitar kawasan pariwisata, Bintan Resorts memberikan pelatihan untuk menghasilkan produk kreatif yang sesuai dengan permintaan pasar internasional, seperti rajutan, jahitan, gantungan kunci, tas mini, tas kanvas, syal, topi, kaos, dan lainnya,” kata Hebron Habeahan, General Manager Finance & Admin PT Bintan Resort Cakrawala.
Camat Teluk Sebong Jupri mengatakan Pelatihan yg dihadirkan diharapkan mampu bersaing dari segi harga dan kualitas sehingga layak untuk diperjual belikan di kawasan wisata lagoi.
"Semoga dengan semamgat ibu² mengikuti pelatihan batik ini bisa membantu dalam peningkatan perekonomian masyarakat desa berakit. Ucapan terimakasih pada PT. BRC atas kepedulianya dalam menjalankan program pemberdayaan yg berkelanjutan", kata camat.
(Kontributor : Surya)








