Menaker Yassierli: Budaya Inovasi Penting untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kemnaker

Selasa, 11/08/2026 - 01:28
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli pada penutupan Final Pitching Champion Hub Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2026 di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli pada penutupan Final Pitching Champion Hub Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2026 di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Klikwarta.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus membangun budaya inovasi sebagai bagian dari upaya menciptakan organisasi yang adaptif dan memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Menurut Yassierli, inovasi merupakan salah satu wujud konkret dari semangat A Nice Place to Grow yang menjadi salah satu core values Kemnaker. Budaya tersebut penting karena layanan ketenagakerjaan yang diberikan pemerintah berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki harapan tinggi terhadap kualitas pelayanan.

"Budaya inovasi ini menjadi sebuah keniscayaan karena yang kita lakukan saat ini, layanan-layanan kita itu sa ngat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat memiliki harapan yang tinggi kepada kita," ujar Yassierli pada penutupan Final Pitching Champion Hub Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2026 di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Yassierli mengatakan, ruang untuk melakukan perbaikan dalam organisasi selalu terbuka. Karena itu, setiap insan Kemnaker perlu membangun cara berpikir bahwa selalu ada kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

"Seorang inovator itu selalu berpikir bahwa selalu ada cara untuk lebih baik," katanya.

Menurut Yassierli, semangat tersebut perlu menjadi bagian dari budaya kerja seluruh jajaran Kemnaker. Inovasi yang dihasilkan bukan hanya ditujukan untuk memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga harus memberikan dampak yang lebih baik bagi masyarakat.

"Semangatnya better and better. Kita bisa melakukan lebih baik. Dampaknya bisa buat kita dan buat masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, semangat inovasi tersebut sejalan dengan nilai One Kemnaker, yaitu membangun semangat sebagai satu kementerian dengan satu tujuan dan satu kontribusi. Karena itu, inovasi yang dikembangkan setiap unit kerja perlu dilihat sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kinerja Kemnaker.

Yassierli menegaskan, menghasilkan inovasi merupakan satu hal, sedangkan memastikan inovasi tersebut dapat diterapkan secara nyata merupakan tantangan berikutnya. Karena itu, diperlukan manajemen perubahan agar gagasan yang dihasilkan dapat diterima, diterapkan, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

"Yang menjadi tantangan setelah inovasi adalah melaksanakannya. Bagaimana change management, bagaimana inovasi dan perubahan itu kita bawa, kemudian diterima dan bisa terlaksana," tuturnya.

Biro Humas Kemnaker

Tags

Berita Terkait