Kondisi Lumbung Pangan Desa Batu Layang
Klikwarta.com - Bangunan Lumbung Pangan dan Lantai Jemur BP3K yang terletak di Desa Batu Layang, Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara mangkrak. Kondisi bangunan yang terbengkalai dan rusak tidak dapat difungsikan lagi.
Dari penjelasan Kepala Desa Batu Layang Iskandar Zulkarnain, lumbung pangan tersebut sempat difungsikan di tahun pertama selesai dibangun. Namun itu sudah cukup lama sementara lumbung Pangan tersebut di bangun pada tahun 2012 yang lalu, dengan maksud sebagai tempat penyimpanan padi masyarakat sekitar lumbung.
"Kurang lebih ada 60 Hektar persawahan milik warga Desa Batu Layang, ditambah persawahan warga desa tetangga yakni Desa Taba Padang, Desa Padang Bendar dan desa lainnya yang berdekatan mencapai ratusan hektar. Karena kondisi lumbungyang sudah tidak bisa difungsikan maka warga tidak bisa menggunakan lumbung tersebut", ujar Iskandar Zulkarnain, Kamis (27/6/2019).
Iskandar Zulkarnain meminta kepada pihak terkait sebaiknya lumbung pangan tersebut kembali di rehab/diperbaiki agar masyarakat dapat menggunakan lumbung tersebeut sebagai mana mestinya.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Utara, Drs. Akmaludin membenarkan bahwa gedung lumbung pangan tersebut merupakan aset pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara. Pihaknya saat ini sedang mendata seluruh aset yang ada di Kabupaten Bengkulu utara.
"Benar lumbung tersebut merupakan aset dari Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara. Kami juga saat ini sedang mendata seluruh aset yang ada, dari 22 kelompok lumbung pangan masyarakt (LPM) yang ada di Bengkulu Utara ada beberapa yang masih aktif. Yakni LPM Talang Berjaya dari Desa Talang Rendah mendapat sumber dari APBD, LPM Tanjung Perdana desa Tanjung Putus mendapat sumber dana dari APBN Dinas BKP3 dalam bentuk modal LDPM dan mesin sablon", jelas Akmaludin. (Suradi)








