Buku Karya Ahmad Adirin Asal Blora Laris Manis di Tuban

Kamis, 13/01/2022 - 20:06

Klikwarta.com, Blora - Buku membahas program bantuan pangan andalan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, karya salah seorang jurnalis media nasional bernama Ahmad Adirin menjadi trending dikalangan pejabat dan awak media, termasuk di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. 

Bahkan buku berjudul 'Mengawal Program Bantuan Pangan di Blora' yang baru saja dicetak belum ada satu bulan lalu ini sudah terjual mendekati hampir 1.000 buku.

“Ternyata antusias peminat buku ini cukup tinggi, baik dikalangan pelajar, politisi, hingga pemangku kebijakan. Sehingga ini mau cetak lagi yang kedua,” ungkap Ahmad Adirin saat mempromosikan bukunya, Kamis (13/1/2022).

Pria kelahiran Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini menjelaskan jika buku karyanya setebal 125 halaman tersebut juga telah terdistribusikan ke Mabes Polri, Staf Kepresidenan, Kantor Kementerian Sosial dan lainnya. Termasuk ke sahabatnya yang berada di negara Swedia, Eropa.

Saat ditanya kenapa tim memilih promosi buka di wilayah Tuban karena kasus serupa pernah terjadi di Bumi Ronggolawe. Di mana, saat itu Mensos Tri Rismaharini marah-marah ketika mengetahui persoalan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Tuban.

“Kita berharap kejadian serupa yang tertulis di buku ini tidak terjadi di daerah lain, dan ini menjadi bahan untuk evaluasi para pemangku kebijakan untuk lebih baik,” jelasnya.

Mendengar dan membaca sedikit narasi pada buku ‘Mengawal Program Bantuan Pangan di Blora’ ini menjadikan Ahmad Shobirin, seorang mahasiswa di Tuban ingin memiliki buku tersebut. Pasalnya, program bantuan pangan dari pemerintah untuk masyarakat kurang mampu ini seolah menjadi ladang rejeki bagi oknum-oknum yang memiliki kewenangan dan kasusnya pernah terjadi di Tuban.

“Isinya bagus dan enak dibaca. Apalagi di Tuban juga pernah ada kasus seperti itu yang menjadikan Bu Risma, Menteri Sosial marah-marah. Bahasa yang disampaikan juga tidak berat dan lebih santai. Sangat mudah dipahami", pungkasnya.

Sekadar diketahui, buku terbitan pertama ini dikemas dengan bahasa santai dan enak dibaca oleh semua kalangan. Pasalnya, penyusunan buku tersebut melibatkan wartawan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban.

Uniknya lagi, buka ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak salah satunya dengan testimoni positif berasal dari Poengky Indarti, Komisioner Kompolnas Republik Indonesia. Kemudian prakata buku langsung dari Indraza Marzuki Rais, Ombudsman Republik Indonesia, dan lainnya.

Di dalam buku tersebut mengupas sejumlah fakta-fakta terkait dugaan penyimpangan penyaluran BPNT di Blora, memburu dalang E-Warong fiktif, gerak cepat aparat penegak hukum untuk mengusut persoalan hingga pemecahan kasus dan solusinya.

Untuk diketahui, buku karya Ahmad Adirin ini diterbitkan awali tahun 2022. Buku tersebut diluncurkan bertempat di Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Blora yang dihadiri sejumlah pihak, termasuk Kepala dinas dan anggota DPRD Blora.

Pewarta : Fajar

Berita Terkait