Pertamina EP Gelar Sosialisasi Jelang Uji Produksi Sumur Darajingga

Kamis, 15/01/2026 - 07:23
Pertamina EP beserta Forkopimcam Kradenan melakukan sosialisasi kepada warga  jelang uji produksi sumur eksplorasi Darajingga 001.

Pertamina EP beserta Forkopimcam Kradenan melakukan sosialisasi kepada warga jelang uji produksi sumur eksplorasi Darajingga 001.

Blora, Klikwarta.com - Untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses uji produksi sumur eksplorasi Darajingga (DRJ)-001 di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Blora,  Pertamina EP melakukan sosialisasi, pada Rabu (14/1/2026). Sosialisasi yang digelar di pendopo kecamatan tersebut, dihadiri Forkompimcam, anggota DPRD, warga serta kepala sekolah SD Mendenrejo yang terletak di ring 1 lokasi pengeboran. 

Officer Communication Relations & CID Zona 11, Edy Arto, menyampaikan, Uji Kandungan Lapisan (UKL) atau uji produksi yang akan dilaksanakan pada awal Februari 2026 nanti adalah fase kritis, yang akan menentukan kelayakan pengembangan.

"Semoga hasilnya positif sehingga bisa dikembangkan," ujarnya.

Edy menambahkan, selama operasi pengeboran, semuanya berjalan lancar.

 "Masyarakat Desa Menden cukup mendukung dan kondusif," ujarnya.

Untuk diketahui pengeboran telah berlangsung selama 95 hari dan masuk fase uji produksi yang akan berlangsung selama dua minggu hingga satu bulan, dimulai pada awal Pebruari mendatang.

"Pipa selubung telah terpasang. Sekarang kami melakukan persiapan pengujian kekuatan sumur dan lapisan untuk menilai kelayakan ekonominya. Data awal menunjukkan indikasi positif," kata Edy mengutip informasi dari fungsi operasi.

Sementara itu, Camat Kradenan, Tarkun, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Dikatakannya, sosialisasi tersebut melibatkan perwakilan dari setiap RT dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Tujuannya, kata dia, agar masyarakat paham seluruh proses, termasuk uji kandungan dan hal-hal yang tidak diinginkan. Lima perwakilan petani di ring 1 juga dilibatkan dalam sosialisasi tersebut. 

"Harapannya, tidak ada kejadian apa-apa. Semua tergantung alam. Warga diajari untuk mengenali tanda-tanda seperti bau atau kebisingan yang mencurigakan. Mereka juga perlu tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi insiden, mengingat gas memiliki kandungan berbahaya," jelas Tarkun. 

Ia berharap, sebagai proyek negara, uji ini dapat membuktikan kandungan yang positif.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Komisi C DPRD Blora, Warsit yang turut hadir menyatakan selama ini pengeboran berjalan baik, lancar dan kondusif. Hal ini tidak terlepas dari dukungan warga Mendenrejo dan sekitarnya. 

Warsit juga menekankan, pentingnya kesiapan dalam operasi uji produksi. 

"Alat kesehatan seperti masker dan kendaraan evakuasi harus disiapkan. Polsek dan Koramil harus jadi garda terdepan," tegasnya.

Pewarta: Fajar

Berita Terkait