Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto
Klikwarta.com, Ngawi - Korem 081/DSJ terus berupaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah jajarannya melalui berbagai langkah strategis dan dukungan terhadap inovasi di bidang pertanian.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peninjauan hasil uji coba varietas padi baru yang ditanam di Desa Bintoyo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Hasil panen perdana dari varietas tersebut menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan dan berpotensi menjadi alternatif varietas unggul bagi para petani.
Berdasarkan sampel tanaman yang telah memasuki masa panen, produktivitas varietas baru itu tercatat lebih tinggi dibandingkan varietas lain yang selama ini banyak dibudidayakan petani setempat.
“Tadi kita coba bandingkan dengan lainnya. Untuk varietas baru ini hasilnya mencapai sekitar 8,9 ton per hektare, sedangkan varietas lain yang ditanam persis di lahan sebelahnya hanya 8,3 ton per hektare,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto saat ditemui di lokasi, Jumat (19/6/2026).
“Hasil ini tentunya sangat baik dan cukup memuaskan,” tegasnya.

Danrem menyebut, peningkatan produktivitas tersebut merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, berbagai inovasi pertanian yang terbukti mampu meningkatkan hasil produksi perlu terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada para petani.
Ia menegaskan, keberhasilan uji coba tersebut tidak terlepas dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani yang selama ini aktif mendampingi proses budidaya di lapangan.
“Kolaborasi yang baik dari seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. Ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.
Kolonel Untoro mengungkapkan bahwa hasil uji coba tersebut akan terus dievaluasi dan dikaji secara lebih mendalam. Apabila dalam pengembangan berikutnya varietas tersebut tetap menunjukkan hasil yang konsisten dan unggul, maka sangat memungkinkan untuk direkomendasikan ke kementerian pertanian dan dikembangkan secara lebih luas.
Hal senada disampaikan Supriyanto, petani asal Desa Bintoyo yang secara langsung melakukan uji coba penanaman varietas baru tersebut. Menurutnya, selain memiliki produktivitas yang tinggi, varietas itu juga memiliki sejumlah keunggulan lain.
“Padi varietas baru ini lebih tahan terhadap hama dan tidak mudah kerdil. Batang serta daunnya juga terlihat lebih segar meskipun sudah menguning dan siap panen,” ungkapnya.
Dengan hadirnya inovasi tersebut, para petani diharapkan memiliki lebih banyak pilihan varietas unggul yang mampu meningkatkan produktivitas hasil, mendukung kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.
(Kontributor : Arif)








