ilustrasi.net
Klikwarta.com, Jakarta - Program Digitalisasi Sekolah akan didukung dan ditindaklanjuti dengan peningkatan kompetensi guru, khususnya di Bidang Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Hal ini karena guru merupakan ujung tombak dan penentu keberhasilan program digitalisasi sekolah untuk mempercepat terciptanya sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
"Kunci berhasil atau tidaknya program digitalisasi sekolah ada pada guru. Jadi Kompetensi guru harus baik. Guru harus belajar tiap hari baik bersama instruktur, belajar sendiri ataupun belajar dengan koleganya dalam asosiasi guru", tutur Mendikbud Muhadjir Effendy.
Menurut Mendikbud peran guru diera revolusi industri 4.0 semakin penting dan vital. "Guru tidak hanya mengajar, namun sekarang guru harus menguasai sumber-sumber dimana anak-anak bisa belajar. Anak-anak bisa belajar dari mana saja dan guru mengarahkan", kata Muhadjir Effendy dengan kata lain guru berfungsi sebagai penghubung sumber belajar atau resource linker.
Guru juga berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran. "Peran guru memfasilitasi, mencari narasumber yang relevan, siswa harus belajar dengan siapa, kemudian memerlukan fasilitas apa", ujar Muhadjir Effendy.
Selain itu, peran guru yang juga sangat penting adalah sebagai penjaga gawang informasi atau gate keeper. "Informasi mana yang membahayakan harus dibendung oleh guru. Ancaman kita semakin lama semakin besar, pengaruh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila", imbuh Mendikbud.
Oleh karena itu, guru harus terus meningkatkan kompetensinya, khususnya dalam penguasaan teknologi dan komunikasi (TIK). "Mulai sekarang saya mohon kepada guru untuk mulai mempelajari dan menguasai materi yang tersedia di portal Kemendikbud, khususnya yang ada didalam platform Rumah Belajar. Itu gratis tidak perlu membayar", pesan Mendikbud.
(Red/Tim Komunikasi Pemerintah Kemenkominfo dan Kemendikbud)








