Prof. Rokhmin Dahuri: Pendidikan Berkualitas Kunci Sukses Bonus Demografi Indonesia

Jumat, 02/05/2025 - 22:35
Prof. Rokhmin Dahuri dalam forum diskusi pendidikan di Cirebon, Jumat (2/5).

Prof. Rokhmin Dahuri dalam forum diskusi pendidikan di Cirebon, Jumat (2/5).

Klikwarta.com, Cirebon - Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2025, Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, menekankan pentingnya kualitas pendidikan sebagai faktor penentu keberhasilan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi. 

Beliau menyampaikan bahwa tanpa sistem pendidikan yang unggul, potensi besar dari jumlah penduduk usia produktif akan sulit diwujudkan menjadi kekuatan ekonomi bangsa.

"Bonus demografi hanya akan menjadi mimpi bila kita gagal menyediakan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa," ujarnya dalam forum diskusi pendidikan di Cirebon, Jumat (2/5).

Menurutnya, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari kesenjangan fasilitas antarwilayah, rendahnya kompetensi guru, hingga keterbatasan akses pendidikan di daerah terpencil. Rokhmin juga menyoroti pentingnya sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan revolusi industri 4.0.

"Tanpa perbaikan dalam aspek-aspek tersebut, sulit bagi Indonesia untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global," katanya.

Kolaborasi Membangun Pendidikan Unggul  

Guru Besar IPB University itu  mengajak seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, swasta, dan masyarakat—untuk bersama-sama memperkuat sistem pendidikan nasional. 

"Ini adalah investasi jangka panjang. Jika kita gagal hari ini, kita akan kehilangan momentum emas dalam sejarah bangsa," tambahnya.

Hardiknas 2025 menjadi momen reflektif sekaligus panggilan aksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia, memastikan generasi masa depan memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing yang dibutuhkan dalam era globalisasi.

"Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momen reflektif sekaligus panggilan aksi untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia agar mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global," ujarnya.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait