Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Cek Makam Longsor di Pondok Kelapa

Selasa, 22/02/2022 - 21:55
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu saat mengecek Makam Longsor di Pondok Kelapa

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu saat mengecek Makam Longsor di Pondok Kelapa

Klikwarta.com, Bengkulu - Pemakaman tiga agama di Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah yang dilaporkan longsor akibat adanya pengerukan tanah oleh oknum pengusaha dicek kebenarannya oleh anggota Komisi Gabungan DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (22/02/2022).

Pengecekan ini, sebagaimana menindaklanjuti aduan Organisasi Pemuda Batak Bersatu, pada Senin (21/2/2022) kemarin.

S

Saat pengecekan, Anggota DPRD Provinsi yang turun, Jonaidi SP dari Komisi I dan Usin Abdiasnyah Putra, SH dari Komisi II dan Ir. Risman Sipayung dari Komisi IV disambut kepala desa, pihak kecamatan, aparat kepolisan, dan unsur TNI dan Ketua DPD PBB Provinsi Bengkulu Sabam Sihite beserta rombongan yang melakukan pengaduan.

Terpantau langsung kondisi pemakaman, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi S.P mengatakan tindakan pengerukan yang mengakibatkan longsornya tanah ini sangat disayangkan. “Sangat memperihatinkan. Kita menyayangkan aktivitas yang dilakukan oleh pihak pemilik lahan yang tidak memperhatikan adanya pemakaman,” ungkap Jonaidi.

Dalam hal ini, diriya juga telah mengecek surat surat izin mengenai aktifitas tersebut, namun tidak mendapatkan izin dari kecamatan. Pihak kepala desa, kata Jonaidi, mengatakan belum ada laporan terkait aktivitas pengerukan tanah itu. "Ini akan menjadi perhatian kita, karena kalau kita melihat aktivitas pemilik lahan, harus mengurus surat izin amdal, surat izin amdal lain. Jadi kita sangat menyayangkan dan akan menyurati instansi terkait", tegas Jonaidi.

Sisi lain, Usin Abdiansyah, SH bersama Ir. Risman Sipayung menyoroti bahwa tindakan ini bisa dijerat dengan pidana. “Kejadian ini akan kita teruskan ke Kapolda, Gubernur, dan Pak Bupati Bengkulu Tengah. Karena kita lihat ada indikasi pelanggaran hukum, jadi perlu penanganan yang cepat. Karena melihat kondisi pemakaman, jika tidak dilaksanakan tindakan segera mungkin kita takut pemakaman ini longsor, dan menjadi kerugian bagi masyarakat banyak, terkhusus masyarakat Pondok Kelapa dan kabupaten Bengkulu Tengah,” jelas Usin.

Pantauan dilapangan, ketiga anggota Komisi Gabungan DPRD Provinsi Bengkulu tersebut beserta rombongan mengelilingi pemakaman untuk melakukan pengecekan secara terperinci. (Adv/DM)

Berita Terkait