Persiram Kembali Hangat, Mantan Pemain dan Ketua DPRD Raja Ampat Angkat Bicara

Kamis, 09/07/2020 - 14:47
Mantan pemain Persiram Frans Freno Sauyai

Mantan pemain Persiram Frans Freno Sauyai

Klikwarta.com, Raja Ampat, Papua Barat - Polemik Persiram kembali hangat dan menuai banyak respon beragam dari masyarakat. Respon ini juga muncul dari mantan pemain Persiram Frans Freno Sauyai dan Ketua DPRD Raja Ampat Abdul Wahab Warwey.

Saat ditemui beberapa awak media di depan Kantor DPRD Raja Ampat, Kamis (09/07/2020), mantan pemain Persiram  Frans Freno Sauyai mengatakan, kembalinya Persiram atau klub profesional untuk menampung bakat- bakat generasi muda di Raja Ampat menjadi dambaan yang sangat besar.

“Saya dan senior-senior lain yang sering melatih anak-anak mudah di Raja Ampat ini, sangat berkeinginan agar ada wadah yang bisa kembali menampung bakat-bakat dari generasi muda ini”, ujarnya.

Karena sangat disayangkan, jelas Frans, sepak bola yang menjadi olahraga yang sangat digemari dan sangat menjanjikan ini diabaikan dan dihilangkan begitu saja.

“Padahal dengan sepak bola juga pasti mengangkat dan membesarkan nama dari suatu daerah, baik nasional maupun internasional”, terangnya.

Coba kita berkaca dari Persipura Jayapura, tambah mantan pemain Persiram yang akrab dipanggil Palao ini, anak-anak muda disana tidak patah semangat untuk berlatih dan bersaing, karena disana ada harapan besar untuk mereka bisa meraih mimpi dan cita-cita menjadi pemain profesional.

“Jadi kami meminta kepada pimpinan DPRD Raja Ampat untuk bisa mengangkat dan merebut kembali Persiram agar penyaluran bakat sepak bola dari generasi masa depan itu muaranya jelas”, harapnya.

w

Sementara, menanggapi hal diatas, Ketua DPRD Raja Ampat Abdul Wahab Warwey mengungkapkan, kalau dibesarkannya Persiram kemarin itu karena pakai uang rakyat maka harus diusut sampai tuntas persoalan penjualan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Raja Ampat ini.

“Kalau dibangunnya Persiram itu pakai uang rakyat, berarti bukan cuma DPRD, semua masyarakat Raja Ampat pasti menuntut untuk kita bisa menguak dan mengorek kembali persoalan penjualan Persiram itu”, tegasnya.

Dan pasti secara kelembagaan, lanjut Ketua DPRD, akan dipanggil orang-orang yang berkompeten di dalam Persiram saat itu agar ada informasi dari mereka supaya jangan hanya informasi bias diluar yang kita dapatkan.

Dia juga menuturkan, sebenarnya Piala Raja yang beberapa kali laksanakan itu sudah terkenal, dan daerah lain pun sampai saat ini terus bertanya perkembangan dari turnamen ini. Piala Raja Itu sebenarnya sudah besar tapi arahnya belum jelas, seharusnya muaranya ke Persiram.

“Sebagai pencinta sepak bola dan Manager di salah satu klub di Raja Ampat, saya berkeinginan supaya Persiram harus di rebut kembali, karena kalau ada klub baru lagi ditakukan jangan sampai dijual kembali”, pungkas Ketua DPRD Raja Ampat Abdul Wahab Warwey.

(Pewarta : Mustajib Saban)

Berita Terkait