Dari Sekolah Rakyat hingga Jalan Hotmix, Aspirasi Warga Desa Kandang Mengalir di Reses Edi Hariyanto

Minggu, 02/08/2026 - 16:19
Anggota DPRD Kota Bengkulu Edi Hariyanto

Anggota DPRD Kota Bengkulu Edi Hariyanto

Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Anggota DPRD Kota Bengkulu Edi Hariyanto gelar reses di Kelurahan Desa Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, Minggu 2 Agustus 2026.

Dalam reses massa Sidang II Tahun 2026 banyak persoalan mengemuka, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga.

Salah satu aspirasi yang menjadi sorotan adalah usulan pembangunan Sekolah Rakyat. Masyarakat berharap program tersebut dapat segera direalisasikan sebagai solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.

Selain itu, persoalan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga menjadi keluhan utama. Sejumlah warga mengaku masih memiliki tunggakan PBB karena besaran pajak yang dinilai cukup memberatkan.

Mereka meminta Pemerintah Kota Bengkulu memberikan kebijakan pemutihan tunggakan maupun penghapusan denda PBB sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk melunasi kewajibannya.

Menurut warga, kebijakan tersebut tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga akan berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kalau ada program pemutihan, masyarakat tentu lebih semangat membayar. Ini juga akan meningkatkan penerimaan daerah karena tunggakan bisa diselesaikan," ungkap salah seorang warga dalam forum reses.

Di bidang kesehatan, warga juga mengeluhkan pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Mereka mengaku sering kesulitan memperoleh ruang perawatan karena kondisi rumah sakit yang hampir selalu penuh.

Menurut warga, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah agar pelayanan kesehatan dapat lebih maksimal dan masyarakat tidak lagi kesulitan saat membutuhkan perawatan.

Tak hanya itu, kondisi infrastruktur lingkungan juga menjadi perhatian masyarakat. Warga RT 47 meminta pemerintah segera membangun jalan hotmix karena ruas jalan yang ada sudah rusak dan mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan.

Keluhan serupa juga disampaikan terkait kondisi drainase lingkungan yang belum memadai. Saat hujan deras, saluran air tidak mampu menampung debit air sehingga kerap menimbulkan genangan di kawasan permukiman.

Persoalan keamanan lingkungan juga ikut disampaikan. Warga meminta pemasangan lampu penerangan jalan di sekitar area masjid karena minimnya pencahayaan dinilai menjadi salah satu penyebab sering terjadinya aksi pencurian sepeda motor.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Edi Hariyanto menegaskan seluruh usulan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan di DPRD Kota Bengkulu.

Menurutnya, reses bukan sekadar agenda rutin anggota dewan, tetapi menjadi momentum untuk memastikan suara masyarakat dapat diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran bersama Pemerintah Kota Bengkulu.

"Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami inventarisasi dan kami sampaikan kepada pemerintah daerah serta OPD terkait. Mulai dari usulan Sekolah Rakyat, persoalan PBB, pelayanan BPJS, pembangunan jalan hotmix, drainase hingga penerangan jalan akan kami kawal agar bisa masuk dalam skala prioritas pembangunan," tegas Edi Hariyanto.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat Desa Kandang.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek fisik, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kualitas infrastruktur.
Reses tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Berbagai aspirasi yang masuk akan dihimpun sebagai bahan pokok pikiran DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan Kota Bengkulu, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (**)

Berita Terkait