Kemendikdasmen Tuntaskan Revitalisasi 349 Satuan Pendidikan dan 7.047 IFP di Sumatra Barat

Jumat, 17/04/2026 - 21:01
Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Klikwarta.com. Kab. Lima Puluh Kota, Sumatra Barat – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), berhasil merampungkan 349 satuan pendidikan hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025 di Provinsi Sumatra Barat. Program ini diselesaikan dengan total anggaran lebih dari Rp306 miliar dengan rincian 31 PAUD, 135 SD, 93 SMP, 43 SMA, 16 SMK, 21 SLB, dan 10 SKB.

Dalam peresmian Unit Sekolah Baru (USB) di TK Aisyah Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengatakan bahwa program Revitalisasi Satuan Pendidikan menjadi upaya Kemendikdasmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, sekaligus menjadi bukti nyata dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Selanjutnya, untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, Menteri Mu'ti memaparkan langkah nyata Kemendikdasmen di Sumatra Barat. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 7.047 _Interactive Flat Panel_ (IFP) telah terdistribusikan dengan menjangkau 1.110 PAUD, 4.236 SD, 867 SMP, 350 SMA, 164 SMK, 187 SLB, dan 133 SKB.

"Kami ingin memastikan setiap satuan pendidikan di Sumatra Barat memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan layanan pendidikan yang baik. Dengan begitu, anak-anak dapat tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Sumatra Barat," tutur Menteri Mu'ti Abdul Mu'ti, di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, Jumat (17/4).

.

Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen juga menyoroti program Wajib Belajar 13 Tahun. Ia menyadari bahwa pendidikan yang berkualitas sejatinya tidak hanya tentang membangun infrastruktur melainkan juga membangun karakter anak yang harus dimulai sejak usia dini. Sebagai bentuk perhatian pemerintah maka mulai tahun 2026 Kemendikdasmen memberikan perluasan Program Indonesia Pintar (PIP) mulai dari jenjang TK kepada lebih dari 880 ribu murid dengan nilai 450 ribu per anak per tahun.

"Program tersebut sejalan dengan hasil kajian psikologi yang menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi yang menentukan keberhasilan jenjang pendidikan di atasnya. Dan juga menjadi langkah awal pembentuk karakter anak," jelasnya.  

Ungkapan Rasa Terima Kasih Pemda, Ajak Warga Sekolah Jaga Fasilitas

Apresiasi dan dukungan atas program Revitalisasi Satuan Pendidikan diungkapkan oleh Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang. Sebagai ungkapan rasa terima kasih, pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh warganya untuk menjaga, merawat, dan mendukung keberlangsungan seluruh satuan pendidikan agar dapat memberikan dampak yang baik untuk anak-anak di Kabupaten Lima Puluh Kota.

.

"Kami sangat berterima kasih bahwa program ini menjadi wujud nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas di daerah kami. Ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, sehingga proses pembelajaran di tempat kami dapat berlangsung dengan lebih optimal," papar Safni.

Safni berharap, kehadiran USB dan hasil revitalisasi menjadi semangat baru untuk pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota agar menjadi lebih baik lagi. "Besar harapan kita bersama, proses pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing global," terang Safni.

Pada kesempatan ini, Menteri Abdul Mu'ti meresmikan sebanyak 33 sekolah yang terdiri dari 13 satuan pendidikan Kota Bukittinggi, 8 satuan pendidikan Kota Payakumbuh, dan 12 satuan pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota. Dengan rincian antara lain, 2 PAUD, 18 SD, 4 SMP, 6 SMA, dan 3 SLB.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait