Anggota DPRA Muslim Syamsuddin Surati Plt Gubernur Berlakukan Lockdown, Begini Bunyinya

Jumat, 27/03/2020 - 18:46
Anggota DPRA Muslim Syamsuddin ST M.AP

Anggota DPRA Muslim Syamsuddin ST M.AP

Klikwarta.com, Lhoksemawe - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muslim Syamsuddin, ST, M.AP dari Partai SIRA menyurati Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk segera memberlakukan Lockdown di Provinsi Aceh guna menanggulangi penyebaran Covid-19 di Aceh yang semakin masif. 

Permintaan penetapan Lockdown tersebut guna melakukan antisipasi dan memutuskan rantai penularan Pandemi Covid-19. Hal ini mengingat pasca meninggalnya pasien PDP yang dirawat di Rumah Sakit dr Zainal Abidin Banda Aceh dinyatakan Positif (Covid-19).

Surat yang ditandatangani Anggota DPRA Muslim Syamsuddin yang dilayangkan langsung kepada Plt Gubernur Aceh pada tanggal 27 Maret 2020. Turut disampaikan tembusan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Pimpinan DPRA serta Ketua Komisi V DPRA.

Berikut isinya :

1. Dalam rangka menyikapi munculnya Coronavirus  Disease-19 (COVID-19) di aceh yang menyebkan 1 kasus positif (COVID-19) dan 1 kasus pasien PDP meninggal dunia hingga tanggal 27 maret 2020. Maka sebagaimana bentuk respon cepat terhadap perkembangan kasus (COVID-19) di aceh perlu diambil langkah-langkah strategis terkait dengan permasalahan tersebut

2. Undang-undang 06 Tahun 2018 tentang karantina kesehatan dan keputusan Presiden Republik Indonesia 09 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan (COVID-19) serta instruksi presiden 04 Tahun 2020 tentang refocussing kegiatan reallokasi anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan (COVID-19).

3. Menanggapi hal tersebut diatas saya Anggota DPRA Muslim syamsuddin (Partai SIRA) Fraksi Partai Aceh  meminta pemerintah aceh melalui Plt Gubernur Aceh untuk segera memberlakukan lockdown dikarenakan penyebaran dan korban dari virus Corona ini semakin banyak dan berbahaya.

4. Kepada pemerintah aceh saya minta untung menutup semua jalur keluar dan masuk perbatasan aceh, baik darat laut maupun udara kecuali akses masuk sembako dan kebutuhan hidup masyarakat, ini merupakan resiko besar yang memang harus diambil dalam situasi seperti sekarang ini demi keselamatan kita semua dan untuk memutuskan mata rantai penyebaran (COVID-19) di aceh khususnya.

5. Dalam hal ini saya menyarankan kepada plt Gubernur Aceh mengeluarkan peraturan Gubernur Aceh tentang pengalihan anggaran sesuai kebutuhan hidup masyarakat selama lockdown yang bersumber dari dana tangkap darurat, Dana desa, Dana pelatihan/Bimtek, Dana SPPD para pejabat aceh, serta program-program yang terindikasi bermasalah di pemerintah Aceh.

6. Segala sesuatu dalam setiap pengambilan kebijakan yang menyangkut dengan penanganan pandemi (COVID-19) dan permasalahan lain di aceh saya harapkan kepada pemerintah untuk berkoordinasi dengan DPRA.

(Pewarta : Saqil)

Nn

Berita Terkait