Mahasiswa Universitas Khatolik Santo Paulus Ruteng Melakukan Kegiatan Pelatihan Demplot

Jumat, 16/07/2021 - 18:27
Mahasiswa Universitas Khatolik Santo Paulus

Mahasiswa Universitas Khatolik Santo Paulus

Klikwarta.com,  Manggarai - Mahasiswa Pertanian Universitas Khatolik Santo Paulus Ruteng kali ini membuat kegiatan positif. Kegiatan yang dibuat adalah Pelatihan  dan Menggali Ilmu Perkebunan Holtikultura di Demplot Ketahanan Pangan milik Kodim 1612/Manggarai yang beralamat di Jl. Frans Sales Lega Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Kegiatan yang berlangsung ini berkerjasama dengan Kodim 1612/Manggarai dengan Universitas Khatolik Santo Paulus Ruteng Mahasiswa  Sosial Manajemen Pertanian. Jumat (16/7).

Kegiatan yang sesuai rencana akan dilaksanakan selama satu bulan ini dibuka pada hari Kamis,  ini merupakan kegiatan pertama kali dilakukan oleh Mahasiswa Sosial Manajemen Pertanian, karena merupakan jurusan mata kuliah baru yang dibuka oleh Universitas tersebut.

Dalam kegiatan pelatihan ini nantinya para mahasiswa diberikan keterampilan dan ilmu holtikultura atau cara budidaya tanaman yang dilakukan di kebun dan halaman rumah. Selain itu termasuk cara pengelolaan dan pembudidayaan kebun dan lahan berbagai jenis tanaman holtikultura tanaman semusim dan tanaman keras, buah- buahan dan sayuran.

Dalam sambutanya Pasiter Kodim 1612/Manggarai Kapten Inf Totok Hariyanto menyampaikan bahwa kegiatan positif ini merupakan kegiatan yang perlu mendapatkan apresiasi, dimana tanaman holtikultura ini memiliki nilai ekonomis yang terbilang baik, jadi tidak ada salahnya bagi kaum milineal mencoba untuk mencoba dan terjun kedalam dunia holtikultura.

“Dan saya sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa Universitas Khatolik Santo Paulus Ruteng  atas kunjungannya di Demplot Ketahanan Pangan Kodim 1612/Manggarai ini, semoga kegiatan ini memberikan ilmu yang bermanfaat dan bekal yang baik untuk masa yang akan datang," ungkapnya.

Pasiter menambahkan kepada para mahasiswa bahwa fungsi dari tanaman holtikultura dapat dikelompokkan dalam 4 aspek. Pertama, fungsi penyediaan pangan kaitannya ketersedian vitamin, mineral, serat dan senyawa lain dalam pemenuhan gizi. Kedua, fungsi ekonomi yaitu memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi menjadi sumber pendapatan bagi petani, pedagang kalangan industri dan lain-lain. Ketiga, Fungsi kesehatan, khususnya manfaat komoditas biofarma untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit tidak menular. Keempat, fungsi sosial budaya, peran komoditi hortikultura sebagai salah satu unsur keindahan atau keyamanan lingkungan, serta perannya  dalambupacara kepariwisataan dan lain-lain, sambungnya.

Selain tumbuhan jenis sayur dan buah seperti tomat, terong, cabai, buncis, jagung manis di Demplot milik Kodim 1612/Manggarai juga terdapat bibit pohon penghijauan dan pohon produktif seperti mangga, nangka, durian dan lain-lain.

Kodim 1612/Manggarai saat ini sedang menggalakkan program pembibitan pohon penghijauan dan pohon produktif selain itu juga program pembibitan pohon mangrove di daerah pesisir pantai utara wilayah Kabupaten Manggarai Timur. 

Diakhir sambutannya Pasiter menambahkan jika kita serius dalam dunia holtikultura akan ada nilai ekonomi yang bisa kita dapatkan, semisal kita dapat memasarkan hasil perkebunan kita sehingga dapat memenuhi kebutuhan sayur di wilayah Kabupaten Manggarai Barat khususnya. (*)

Berita Terkait