Lurah Bejen, Agus Sumarlin, memotongan pita tanda peresmian Pasar Ramadan Malam Rebon 1447 Hijriah yang digelar di kompleks Masjid Ar-Rohmah, Jengglong RT 01 RW 02, Bejen, Karanganyar, Selasa (10/03/2026)
Klikwarta.com, Karanganyar - Semangat kebersamaan dan kebangkitan ekonomi umat mewarnai peresmian Pasar Ramadan Malam Rebon 1447 Hijriah yang digelar di kompleks Masjid Ar-Rohmah, Jengglong RT 01 RW 02, Bejen, Karanganyar.
Acara yang berlangsung sejak 18 Februari hingga 18 Maret 2026 ini menjadi bukti nyata sinergi antar-takmir masjid dalam memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Ketua Panitia, Eko Budi Raharjo, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program studi tiru ke Masjid Mlinjon, Klaten. Pasar Ramadan ini bukan sekadar tempat transaksi jual beli, melainkan wadah silaturahmi yang harmonis, terutama takmir masjid dan organisasi pemuda karang taruna setempat.
"Kegiatan ini diikuti oleh Masjid Ar-Rohmah, Al-Hidayah, Al-Fathonah, Mujahidin, Musholla Al-Amin, Al-Huda, dan keterlibatan aktif Ibu-ibu Kajian serta Karang Taruna Pandu," ujar Eko, Selasa (10/03/2026).
Meski sempat terkendala cuaca hujan dalam beberapa pekan terakhir, antusiasme warga dan capaian transaksi tetap menunjukkan angka yang menggembirakan. Eko memaparkan bahwa salah satu stan bahkan berhasil mencatatkan omzet hingga lebih dari Rp7 juta sejak awal pembukaan.
Secara rata-rata, setiap stan mampu meraup pendapatan harian sekitar Rp340.000 pada kondisi cuaca cerah, dan tetap bertahan di angka Rp200.000 hingga Rp300.000 saat hujan mengguyur. Capaian ini dinilai sebagai langkah awal yang sukses mengingat ini adalah tahun pertama penyelenggaraan secara kolaboratif.
Lebih dari sekadar angka, Eko menekankan pentingnya peran masjid dalam memperhatikan kesejahteraan ekonomi jemaah. Interaksi sosial yang terjadi selama pasar berlangsung diharapkan mampu memperkuat ikatan komunitas dan membuka peluang pengembangan usaha bagi para pelaku UMKM ke depan.
"Ekonomi itu penting. Kami berharap masjid-masjid semakin memberikan porsi lebih pada kegiatan pemberdayaan ekonomi umat. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?" ucap Eko.
Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan dengan fasilitas yang lebih baik di masa mendatang demi mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Pewarta : Kacuk Legowo








