Walikota dan Wakil Walikota Bitung Mengikuti Rangkaian Acara BPJS Kesehatan Hadir di Ujung Negeri 

Selasa, 12/07/2022 - 21:55
Walikota dan Wakil Walikota Bitung saat menghadiri acara kegiatan BPJS kesehatan
Walikota dan Wakil Walikota Bitung saat menghadiri acara kegiatan BPJS kesehatan

Bitung, Klikwarta.com - Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Wakil Walikota Bitung, Hengky Honandar menghadiri kegiatan acara BPJS Kesehatan hadir di ujung Negeri yang di laksanakan di lapangan Kantor Walikota Bitung, Selasa, (12/7/22).

Di acara ini, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri  menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Bitung memberikan apresiasi kepada direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Dr. Andi Afdal Abdullah, MBA serta seluruh jajaran dari pusat hingga daerah, bahkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI yang dihadiri Deputi Peningkatan Kesejahteraan sosial oleh, Andi Magantara, Phd , dalam upaya dan komitmen penuh yang dicurahkan lewat sinergitas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan dan menciptakan inovasi-inovasi baru dalam menanggulangi permasalahan kesehatan terlebih di era pandemi ini.

"Untuk itu kami mengucapkan teimah kasih yang sebesar-besarnya karna telah memilih Kota Bitung sebagai salah satu dari 14 wilayah terluar seluruh Indonesia tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan, "bpjs kesehatan hadir di ujung negeri" dalam rangka memperingati hut BPJS  Kesehatan ke 54 tahun 2022 yang jatuh pada 15 juli nanti. Semoga sinergi  kita selalu  terjaga  demi  terwujudnya masyarakat yang semakin sehat dan sejahtera dari waktu ke waktu,"Ucapnya.

Seain itu, Maurits Mantiri mengatakan di era kemajuan teknologi yang semakin pesat ini, BPJS Kesehatan juga terus berupaya menghadirkan inovasi berbasis digital yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh peserta JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan administrasi hingga pelayanan di fasilitas kesehatan. 

"Selaku Pemerintah Kota Bitung kami akan terus mendukung setiap program yang memberikan keuntungan dan kemudahan bagi masyarakat, terlebih inovasi berbasis digital ini," ujarnya.

Ia Pun menambahkan bahwa hal ini sejalan dengan visi Pemerintahan MM-HH dalam mewujudkan Bitung Kota digital yang mandiri, sejahtera dan berkarakter, berlandaskan gotong royong. 

"Terselip harapan kami agar bpjs kesehatan sebagai penyelenggara jaminan kesehatan dapat memberikan perhatian yang lebih terkait anggaran dan penjaminan pelayanan kesehatan yang telah diberikan oleh fasilitas kesehatan kepada masyarakat dan melakukan evaluasi terhadap mutu pelayanan kesehatan secara berkesinambungan,"tambah Maurits Mantiri.

Pada kesempatan ini,Pemkot Bitung juga mendapakan penghargaan dari BPJS  Kesehatan sebagai tuan rumah kegiatan BPJS kesehatan di ujung Negeri dalam rangka hut ke 54.

Sementara itu, Direktur SDM dan Umum BPJS  Kesehatan mengatakan dalam rangka memperingati hut ke-54 BPJS kesehatan pada 15 juli 2022 nanti, pihaknya juga akan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), oleh direksi dan dewan pengawas BPJS kesehatan yang akan turun langsung memberikan pelayanan informasi seputar JKN di 14 Kabupaten/Kota salah satunya adalah Kota Bitung.

Andi juga menambahkan, meski program JKN telah seminggu berjalan, namun upaya edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat, hak, kewajiban, hingga prosedur layanan program JKN tak henti dilakukan. Dan ia menegaskan, bertambahnya jumlah peserta JKN juga harus diiringi dengan kemudahan akses informasi dan penanganan pengaduan.

"Saat ini kami memang sudah menyediakan beragam kanal layanan informasi, administrasi dan penanganan pengaduan tanpa tatap muka, seperti melalui BPJS kesehatan care center 165, aplikasi mobile JKN, chat assistant JKN (Chika), Voice Interactive jkn (Vika), pelayanan administrasi melalui whatsapp (Pandawa), hingga dengan cara mengirimkan direct message di media sosial resmi BPJs kesehatan. Namun harus kita pahami bahwa tidak semua orang bisa mengakses kanal tersebut karena terkendala kondisi jaringan komunikasi, tidak semua orang familiar menggunakan smartphone, dan sebagainya. untuk itu, kami juga berupaya memberikan kemudahan layanan informasi dan penanganan pengaduan bagi masyarakat dan peserta jkn secara tatap muka,"tambahnya.

Lebih lanjut, Andi menambahkan bahwa di waktu yang sama, BPJS kesehatan juga menggelar pekan senam prolanis bagi peserta JKN serentak (Pekan Semangat) di 5.400 titik. 

"Senam prolanis ini pun berhasil menyabet rekor muri sebagai pelaksanaan senam bagi peserta penyakit kronis dengan titik lokasi pelaksanaan terbanyak se-indonesia,"tambahnya lagi.

Lanjut, dirinya mengatakan masih dalam rangkaian hut BPJS Ke-54 pihaknya juga menggelar aksi donor darah dengan melibatkan partisipasi seluruh pegawai BPJS kesehatan di seluruh penjuru Indonesia dan sukarelawan.

"Aksi kemanusiaan ini merupakah wujud kepedulian dan semangat gotong royong duta BPJS kesehatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Sebelum mendonorkan darah, duta BPJS kesehatan serta relawan wajib menjalani skrining kesehatan terlebih dulu untuk memastikan memenuhi kualifikasi sebagai calon pendonor darah. Hal ini di lakukan selain untuk menambah stok ketersediaan kantong darah bagi Palang Merah Indonesia (PMI), donor darah ini juga besar manfaatnya, seperti mencegah risiko terkena penyakit jantung, kolesterol, hingga kanker, menurunkan berat badan, serta bisa mendeteksi penyakit serius, donor darah juga mendorong proses peremajaan sel-sel darah, artinya darah di dalam tubuh kita akan digantikan oleh darah baru yang lebih baik dan sehat, sehingga tubuh bisa menjadi lebih bugar dan produktif," pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Deputi direksi bid. SDM dan umum, Irfan, Kepala corporate university, Chandra Nurcahyo, Kepala Lsp, Arif setiadi, Deputi direksi wilayah Suluttenggomalut, Medianti Ellya Permatasari, Kepala Kantor Cabang BPJS Manado, Meryta Rondonuwu, Kepala Kantor BPJS Kota Bitung, Frelly Mundung, serta seluruh jajaran, Ketua TP-PKK Kota Bitung, Rita Mantiri-Tangkudung, Para Asisten,Kadis Sosial,Kadis Kesehatan, Stafsus yang membidangi,TP3 sepakat yang membidangi, Mementerian Koordinator PMK, Direktur Umum BPJS kesehatan, Dr. Andi Afdal Abdullah, MBA. (*)

Related News