Dandim 1310/Bitung Tinjau Lokasi Penawaran Penyu
Klikwarta.com, Bitung - Dandim 1310/Bitung, Letkol INF. Benny Lesmana SE,bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Bitung Sadat Minabari dan BKSDA Propinsi Sulut beserta 20 orang rombongan tinjau rencana lokasi penangkaran Budi daya penyu di wilayah kelurahan lirang Kec.Lembeh Utara, Kamis (21/1/2021)
Pantau Media ini Pukul 10.45 wita rombongan tiba di pantai kokole kelurahan Lirang kecamatan Lembeh Utara untuk melakukan peninjauan lokasi konservasi penyu dan Pukul.11.40 wita rombongan tiba di lokasi sosialisasi di ruangan kelas SD GMIM 26 lirang setelah itu Pukul 11.45 wita Makan siang setalah makan siang pada Pukul 12.30 wita,di laksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat Lirang tentang rencana lokasi konservasi penyu di kelurahan tersebut.
Pada kesempatan ini Camat Lembeh Utara pada intinya menyampaikan Ucapan selamat datang kepada Dandim Bitung beserta rombongan yg sdh bersedia datang di kelurahan lirang.
"Kami pemerintah lembeh utara sangat berterimakasih atas kunjungannya ke pulau lembeh lebih khusus kelurahan lirang untuk melakukan sosialisasi konservasi penyu kepada warga masyarakat kami di sini", ungkapnya.
Dandim 1310/Bitung sendiri di kesempatan ini juga meminta kepada masyarakat agar bersama sama bisa melestarikan penyu.
"Mari kita lestarikan penyu Karena penyu saat ini sdh termasuk satwa langka dan untuk di butuhkan kerjasama antara warga masyarakat dan aparat serta instansi terkait dalam menjaga kelestarian penyu di alam", pintanya
"Mari kita buat kelurahan lirang ini menjadi kelurahan wisata dgn program penangkaran penyu yang ada di pulau lembeh ini", pintahnya lebih lanjut.
Kepala seksi wilayah satu BKSDA Sulut juga menambahkan yang di mana pada intinya sangat berterima kasih kepada Dandim 1310/Bitung.
"Saya mewakili kepala BKSDA sangat berterimakasih kepada bapak Dandim yg perduli dengan lingkungan dengan ide melakukan konservasi penyu di kelurahan lirang,dan harapan kami warga masyarakat lirang tidak lagi melakukan kegiatan penangkapan penyu di alam liar tapi mari kita lestarikan satwa liar tersebut untuk menghindari dari kepunahan,dan mari kita buat kelurahan lirang kedepan dengan konsep yang ada kita jadikan kelurahan lirang sebagai kelurahan wisata konservasi penyu", ujarnya.
Dalam sosialisasi ini manager pusat penyelamatan satwa tasikoki mengajak masyarakat untuk bekerjasama dalam menjaga penyu di alam liar untuk kelestariannya.
"Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat kelurahan lirang yg mendukung program kelurahan wisata di pulau lembeh yaitu kelurahan wisata konservasi penyu di kelurahan lirang", ajaknya.
Di akhir sosialisasi Kabid tata lingkungan Dinas lingkungan hidup kota Bitung menyampaikan tentang Program konservasi penyu di kelurahan lirang, perlu adanya dukungan dan kerjasama dari warga masyarakat lirang untuk menjaga dan melestarikan penyu.
"mari kita bersama sama membangun kelurahan lirang menjadi desa wisata untuk konservasi penyu dan kami dari pihak dinas lingkungan hidup kota Bitung mendukung program yg ada untuk menjadikan kelurahan lirang menjadi kelurahan wisata konservasi penyu", tuturnya.
Turut hadir di lokasi rencana penakaran penyu, Dandim 1310/bitung, Letkol Inf.Benny Lesmana SE. M.Han, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan,Sadat Minabari,Camat lembeh Utara, Aritarkus Ansa Spd.MAP, Sekcam lembeh Utara Ir. Yulianus Nanna, Kabid tata lingkungan Dinas lingkungan hidup kota Bitung Febe Tumbelaka S.Sos, Kepala seksi wilayah Satu BKSDA Prov.Sulut Yacob Ambagau, Manager pusat penyelamatan satwa tasikoki Billy Lolowang, Danramil 1310-02/lembeh, Pelda Edison Kasenda, Danunit Iinteldim, Bitung Letda inf.Adrie Malinti, Kanit Shabhara Polsek lembeh, Ipda Maulana Supidjo, Lurah lirang Vence Takalaukang S.Sos, Lurah Kareko Y. Nanangkong, Para perangkat Kelurahan lirang.
(Pewarta : Laode)








