Anggota DPRD Jatim, Anik Maslachah mengingatkan NU harus kembali ke akar perjuangan Ruhul Jihad
Klikwarta.com, Jatim - Ketidakpastian geopolitik global jadi alarm bagi Nahdlatul Ulama. Anggota DPRD Jatim, Anik Maslachah mengingatkan NU harus kembali ke akar perjuangan Ruhul Jihad, dengan meneguhkan nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah.
“NU jangan hanya besar jumlah, tapi harus disegani dunia,” tegas Anik saat sosialisasi dewan di kantor MWCNU Sukodono, Ahad (26/4/2026).
Menurutnya, NU wajib mengambil peran strategis di tengah arus globalisasi dan pergeseran ekonomi dunia. Termasuk mengantisipasi potensi transformasi jalur laut dan udara di Indonesia. Kuncinya ada di kesiapan SDM.
“Saya apresiasi Muslimat NU yang sudah punya TK dan NU yang kelola madrasah. Lembaga pendidikan ini harus terus diperkuat supaya daya saingnya tinggi,” kata politisi Fraksi PKB itu.
Anik menyebut 55% dari 280 juta penduduk Indonesia adalah warga NU. Kekuatan masif itu percuma tanpa kualitas. “Kalau 55% ini kompetitif, NU bicara apa saja pasti dipercaya,” ujarnya.
Ia menekankan gerakan NU harus kembali menata nilai dasar. Kader jangan terjebak pragmatisme dan perebutan kuasa material.
“Ruhul Jihad kita adalah penetapan dan penataan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah,” kata Anik.
MWCNU Sukodono mendapat apresiasi khusus karena masuk Klaster A di Sidoarjo. Tertib administrasi dan aktivitas keagamaan yang hidup jadi buktinya.
Anik menyoroti dua kekuatan utama NU Sukodono: soliditas banom dan konsistensi syiar Islam Aswaja.
Ia mengajak orang tua dan kader merespons geopolitik global secara strategis, cerdas, dan taktis. NU, kata dia, harus memberi dampak nyata.
“Jangan sampai NU hanya kuantitas besar tapi melempem. Semoga Allah beri ridho agar NU tetap dipercaya masyarakat Indonesia dan global,” tutupnya. (**)








