Seorang Warga dan Anjing Piaraannya Temukan Mayat Tanpa Identitas di Sungai

Selasa, 14/04/2020 - 04:20
Mayat tanpa identitas pasca ditemukan

Mayat tanpa identitas pasca ditemukan

Klikwarta.com, Sumatera Selatan - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan membusuk di pinggir sungai Umpan areal perkebunan, tepatnya di perbatasan Desa Bandar Jaya dan Desa Fajar Jaya, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU. 

Informasi terhimpun, mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Arpani (36) petani warga Desa Fajar Jaya, pada Sabtu (11/04/2020) sekira pukul 16.30 WIB.

Kronologi penemuan mayat

Arpani seperti biasanya pergi ke kebun dengan ditemani binatang piaraannya (Anjing) dan sesampainya di areal perkebunan miliknya, anjing yang mengikutinya berlari menuju pinggir sungai dan seraya memberikan isyarat kepada tuannya bahwa telah ditemukan sesuatu. Arpani pun bergegas menghampiri lokasi dan sontak terkejut karena melihat sesosok tubuh manusia dengan posisi telungkup serta mengeluarkan bau busuk menyengat.

Penasaran dan bercampur takut, Arpani pun bergegas kembali pulang ke Desanya untuk mengabarkan kepada perangkat Desa dan warga masyarakat sekitar. Kemudian kepala Desa Bandar Jaya Rudi dan kades Desa Fajar Jaya beserta perangkat desanya, warga dan anggota kepolisian Polsek Lengkiti serta pihak Dinas kesehatan UPTD Puskesmas Tanjung Lengkayap mendatangi lokasi yang berjarak dari jalan Raya Batu Raja dan Muara Dua, sekitar 2 km.

Benar adanya di lokasi ditemukan sesosok tubuh pria yang sudah menjadi mayat dan sudah menebar bau tak sedap. Selanjutnya, jasad berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RS terdekat sekira pukul 18.30 WIB.

Kapolsek Lengkiti AKP Bestari didampingi kanit Reskrim, ka DPKT II melalui Kanit Intel Aipda Hanan SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Benar, telah ditemukan sesosok mayat pria di pinggir aliran Sungai Umpan, dengan ciri-ciri korban memakai celana panjang trending warna abu-abu Lis merah, celana dalam pendek warna biru Lis putih, baju warna hijau dan posisi tubuh korban waktu pertama ditemukan telungkup serta kondisi tubuh sudah rusak, daging dan kulitnya sudah banyak yang robek, diduga dimakan binatang biawak", terang Kanit saat ditemui Klikwarta.com di ruang kerjanya, Senin (13/04/2020) sekira pukul 09.30 WIB.

Lanjutnya, mayat tersebut sudah mengeluarkan bau busuk. "Mungkin sudah beberapa hari di sungai hingga sudah ditemukan dalam keadaan terapung dan sudah membusuk", jelasnya.

Tambahnya, saat ini mayat tersebut sudah dievakuasi ke RS Ibnu Soeroso Batu Raja mengunakan mobil ambulance Puskesmas Tanjung Lengkayap, kecamatan Lengkiti kabupaten Oku.

"Di tubuh korban tidak ditemukan identitas pengenal apapun", pungkasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Berita Terkait