Bupati Bintan Bawa Sejumlah Program dan Layanan Langsung ke Masyarakat
Klikwarta.com, Tambelan - Bupati Bintan, Roby Kurniawan, kembali melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pulau Tambelan, satu-satunya kecamatan terluar di Kabupaten Bintan. Kunker yang penuh dengan agenda pelayanan publik ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan keadilan akses pembangunan dan pelayanan hingga ke wilayah terjauh.
Rombongan Kunker yang terdiri dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bintan bertolak dari Pelabuhan ASDP Tanjung Uban pada 15 Juni 2025 menggunakan Kapal Roro Bahtera Nusantara 3. Perjalanan laut sejauh hampir 18 jam itu dijadwalkan tiba di Pelabuhan Sri Bentayan, Tambelan, pada Senin pagi, 16 Juni 2025.
Agenda pertama diawali dengan Temu Wicara di Balai Adat Tambelan, tempat Bupati Roby mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan berbagai bantuan dan dokumen penting, seperti honorarium untuk Kader Posyandu, bantuan BPJS Ketenagakerjaan, Akta Notaris Koperasi Merah Putih, serta meresmikan sejumlah bangunan desa.
Tak hanya itu, sektor pertanian mendapat perhatian dengan diserahkannya bantuan 1 ton pupuk NPK, sementara sektor perikanan memperoleh bantuan alat tangkap untuk kelompok nelayan.
Fokus Pelayanan Kesehatan dan Kedatangan Rumah Sakit Apung
Pelayanan kesehatan menjadi salah satu sorotan utama Kunker tahun ini. Setelah kegiatan awal, Bupati Roby akan menyambut kedatangan Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan II milik Yayasan doctorSHARE, yang akan memberikan layanan medis lanjutan hingga operasi mayor dan minor.
Pelayanan kesehatan tambahan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dan Provinsi Kepri juga dipusatkan di Puskesmas Tambelan, menghadirkan berbagai layanan seperti pemeriksaan umum, konsultasi dokter spesialis, hingga home care untuk warga yang tidak bisa datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Pelantikan PPPK hingga Malam Dendang Tambelan
Menjelang sore, Bupati akan melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah Kecamatan Tambelan. Ia juga dijadwalkan meninjau sejumlah proyek pembangunan infrastruktur.
Malam harinya, warga Tambelan akan menikmati hiburan rakyat dalam Malam Dendang Tambelan —acara yang selalu dinanti setiap tahunnya. Lomba karaoke, pertunjukan seni, dan kemeriahan panggung akan menjadi ajang silaturahmi dan ekspresi budaya masyarakat.
Hari Kedua dan Ketiga, Padat Pelayanan dan Edukasi
Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan dimulai dengan program GERMAS yang meliputi senam bersama, jalan sehat, dan permainan tradisional khas Melayu. Bupati dan rombongan kemudian meninjau langsung pelayanan kesehatan di RSA doctorSHARE dan Puskesmas.
Hari ketiga difokuskan pada pembukaan Desk Centre pelayanan publik terpadu. Layanan yang tersedia antara lain:
* BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan
* Perizinan usaha dan UMKM
* Pelayanan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
* Sosialisasi Dana BOS oleh Dinas Pendidikan
* Pelayanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil, termasuk pembuatan KK, KTP, KIA, hingga perekaman dan pencetakan e-KTP
Pada malam terakhir sebelum kembali ke Tanjung Uban, seluruh rombongan akan berkumpul dan membaur dengan masyarakat dalam kegiatan silaturahmi penutup.
Bupati : Tambelan Selalu Punya Tempat Spesial
Bupati Roby menyebut Kunker ke Tambelan selalu menjadi momen yang istimewa. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan setiap waktu untuk menghadirkan program dan layanan yang benar-benar menyentuh masyarakat.
“Kunker ke Tambelan memang selalu spesial setiap tahunnya. Agenda yang kita susun padat dan penuh manfaat. Prinsipnya, kita ingin memastikan pembangunan dan pelayanan berjalan baik, sambil tetap menjaga silaturahmi dengan seluruh masyarakat Tambelan,” ujar Roby, Sabtu (14/6).
Dengan semangat pelayanan menyeluruh dan kehadiran langsung di tengah masyarakat, Kunker ini diharapkan mampu memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah terluar Kabupaten Bintan. (*)








