Sasaran fisik membelah bukit untuk jalan
Klikwarta.com, Selayar – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 TA. 2006 Kodim 1415/Selayar terus menunjukkan komitmennya dalam membantu percepatan pembangunan di Daerah. Jum'at 24/4/2026.
Salah satu program utama Sasaran Fisik TMMD Ke 128 TA. 2026 adalah Perintisan atau pembukaan akses jalan baru yang sebelumnya tidak ada dengan membelah bukit ditengah semak belukar dengan dipenuhi bebatuan serta turunan dan tanjakan yang tajam hal tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan Masyarakat dan memecahkan kendala selama ini serta sebagai akses penghubung antara Kelurahan Batangmata Sapo dengan Desa lain di Kecamatan Bontomatene,
Dengan penuh semangat gotong royong, personel TNI bersama warga setempat bahu-membahu mengerjakan pembangunan jalan tersebut didukung dengan pengadaan alat berat guna kelancaran dalam bekerja.
Medan yang cukup berat tidak menyurutkan tekad Satgas TMMD untuk mewujudkan harapan masyarakat yang telah lama menginginkan akses jalan yang layak.

Dansatgas TMMD Je 228 TA. 2026 Kodim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Haryanto ST , Mengatakan, bahwa pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga serta mempermudah akses transportasi antar wilayah. “Jalan ini nantinya akan membuka keterisolasian desa dan memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat,” Pungkasnya.
Selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga diisi dengan berbagai program nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan edukasi kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Warga setempat menyambut baik program TMMD ini. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya pembangunan jalan baru yang selama ini hanya menjadi harapan. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Jalan ini sudah lama kami nantikan,” ungkap Andi 47 tahun, salah satu warga Desa setempat.
Dengan adanya program TMMD ke-128 ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta mampu mendorong pemerataan pembangunan di daerah terpencil.
(Kontributor ; Arif)








