Ratusan Meter Drainase Rusak Parah, Diduga Akibat Pemasangan Pipa PDAM

Selasa, 30/03/2021 - 09:43
Ratusan Meter Drainase Rusak Parah Diduga Akibat Pemasangan Pipa PDAM

Ratusan Meter Drainase Rusak Parah Diduga Akibat Pemasangan Pipa PDAM

Klikwarta.com, Pringsewu - Akibat pemasangan juga pengalian pipa proyek PDAM (way pagasan ) saluran drainase sepanjang kurang lebih 300 meter, di pekon Sumber Bandung Kecamatan Pantura Kabupaten Pringsewu, diduga merugikan keuangan negara

Pasalnya, bangunan drainase yang di bangun berkisar satu tahun, oleh dinas PU setempat, yang menelan biaya ratusan juta, harus rela hancur di akibat pengalian /pemasangan pipa jaringan air bersih milik (PDAM) Way Pagasan 

Dari pantauan media ini, terlihat sebuah exsapator yang sedang bekerja ,untuk pengalian juga pemasangan pipa saluaran air bersih milik PDAM, Minggu (28/3) .

Di lokasi pengalian juga pemasangan pipa air bersih milik PDAM tepatnya di jalan Sumber Bandung, media klikwarta.com, mengkonfirmasi pihak pengawas lapangan terkait pengalian juga pemasangan pipa air bersih yang merusak jaringan drenase ,menurut keterangan Ian yang merupakan pengawas lapangan dilokasi ,dirinya hanya bekerja menjalankan printah Humas PDAM ,yang berinisial EW yang diduga seorang oknum wartawan.

"Saya hanya di perintah pak untuk bongkar drainase ini, kalau gak dibongkar gak bisa di gali, yang printah adalah Humas PDAM, pak EW", ungkap Ian.

Setelah pengalian juga pemasangan pipa , sesuai petunjuk Humas PDAM ,yaitu EW kata Ian ,nanti drenasenya di perbaiki lagi ,coba bapak temui saja pengawas pengairan di lokasi pos way pagasan .

"Saya hanya pengawas lapangan pak!,coba temui saja Humas PDAM,atau pengawas perairan ,di way pagasan", kilah lan.

Melalui pesan WhatsApp , saat di tanya apa ada perwakilan dari PDAM yang datang meminta ijin lingkungan atau terkait rusaknya drainase yang dibangun tahun 2020 akibat pemasangan pipa PDAM, dengan singkat dan tegas kepala pekon Sumber Bandung ,Abdul Rohman membalas pesan WhatsApp "tidak ",  balasnya, Senin (29/03/2021).

Di tempat terpisah ,Saat awak media menanyakan apa dari pihak PDAM meminta ijin terlebih dahulu untuk perusakan drenase baik secara tertulis atau pun menghadap langsung dan anehnya lagi jawaban dari Fahmi selaku Kabid Bina Marga (BM), tidak begitu dapat menjelaskan dengan jelas ,selalu mengatakan belum bisa jawab  dan berkali-kali mengatakan akan saya cek cek dulu. Padahal pekerjaan sekitar 300  meter ,jawabnya saat di hubungi via seluler

(Pewarta : Bambang/tim)

Berita Terkait