Pahlawan Sejati yang Abadi

Selasa, 11/06/2024 - 18:33
ilustrasi.net
ilustrasi.net

Oleh: Muhammad Zain (Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta)

Ibu dari dua anak itu adalah sosok yang luar biasa, dia adalah wanita yang kuat, pekerja keras, dan pantang menyerah. ia telah menjadi inspirasi terbesar dalam hidup anak anaknya, dia selalu berhasil menunjukkan betapa kuat dan tangguhnya seorang ibu yang selalu menginginkan yang terbaik untuk anak anaknya.

Ibu dari dua anak itu lahir dan besar di kota Jakarta. Dia anak ke 2 dari 9 bersaudara, Kehidupan mereka sederhana, namun penuh dengan cinta dan kebersamaan. Saya pikir itu yang membuat ibunya cukup disiplin dan gigih dalam mengerjakan sesuatau. Keluarga ibu bukanlah keluarga kaya raya, Ibu selalu diajarkan untuk hidup sederhana sejak kecil, maka dari itu ia sudah terbiasa dengan kerasnya kehidupan.

Ibu memiliki latar belakang pendidikian di dunia perbankan, setelah lulus dari sekolahnya, dia memilih untuk melanjutkan pendidikannya dibidang agama. Takdir mempertemukan ibu dengan seorang pria, yang kelak menjadi suaminya. Setelah menikah ibu memiliki 2 orang anak.

Anak pertama ibu memutuskan untuk melanjutkan boarding school disuatu daerah di Jawa Timur. Karena anak ke dua masih kecil, hak asuh anak jatuh ke tangan ibu. Namun ibu tidak melarang jika anak pertama dan keduanya untuk bertemu daln melepas rindu dengan ayah mereka.

Masa ini adalah masa sulit bagi ibu untuk membesarkan anak anaknya seorang diri, ibu juga berusaha untuk menghidupi anak anaknya dengan bekerja agar mendapatkan pemasukan yang cukup. Pada awalnya ibu cukup kewalahan dan bingung apa yang dia harus dia lakukan, namu Tuhan mempermudah jalan ibu dengan mempertemukan ibu dengan teman lamanya, dari teman lamanya akhirnya ibu mendapatkan pekerjaan pertamanya menjadi guru ngaji private.

Namun sepertinya ibu bekerja terlelu keras sampai sampai kesehatan fisik dan mental ibu cukup terganggu, ibu menjadi pribadi yang mudah marah, tapi anak kedua selalu berpikir ibu marah kepadanya dikarenakan ibu terlalu lelah karena bekerja dan selalu ingin yang terbaik untuk anak anaknya.

Ibu dari dua anak itu juga sangat tegas dalam mendidik mereka. Ia selalu mengajarkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab. Ketika mereka melakukan kesalahan, ia tidak segan untuk menegur dan memberikan nasihat yang bijak. Namun, dibalik ketegasannya, ia selalu menunjukkan rasa sayang yang mendalam. Dia selalu ada untuk mereka, mendengarkan keluh kesah dan memberikan dukungan penuh.

Bertahun tahun ibu telah menjaadi guru ngaji private, profesi ibu menjadi guru private sangat menarik banya orang, dari mulut ke mulut ibu dapat mengembangkat pekerjaannya. Orang yang mejadi murid ibu sangat bermacam macam, dari nasional hingga internasional.

Kesehatan mental ibu telah membaik dan lebih bisa ia kendalikan, dukungan dari anak anak dan keluarganya sangat berpengaruh besar baginya. Rasa bangga anak anaknya kepada ibu meninggakat, seorang singgle parent yang gigih dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan anaknya akhirnya tercapai.

Ibu adalah seorang yang sangat peduli pada orang lain. Ibu menjadikan dirinya sendiri menjadi motifasi untuk membuat sebuah yayasan. Tidak hanya untuk keluarganya dan anak anaknya saja, ibu juga ingin bermanfaat kepada orang banyak. Ibu adalah sosok wanita yang luar biasa. Di usianya yang hampir menginjak 50 tahun, beliau masih sangat aktif dalam kegiatan sosial. Tidak hanya menjadi guru ngaji, ia juga mendirikan yayasan untuk menaungi anak anak yatim dan para janda yang kurang mampu.

Meskipun harus membagi waktu antara bekerja, mengurus yayasan dan mengurus rumah tangga, ibu tetap gigih dan tidak menyerah. Dia selalu mengatakan, "Selama kita mau berusaha dan berdoa, Tuhan pasti akan membantu." Kalimat itulah yang selalu memingatkan anak anak ibu pada nya.

Meskipun tugas-tugas tersebut sangat menyita waktu dan tenaga, Ibu tidak pernah mengeluh. Baginya, kebahagiaan mereka yang dibantu oleh nya adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Namun, bukan berarti semua berjalan tanpa hambatan. Sering kali, yayasan mengalami kesulitan keuangan. Donasi yang masuk tidak selalu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan. Saat-saat seperti itu, Ibu harus berpikir kreatif untuk mencari solusi.

Salah satu cara yang mereka lakukan adalah mengadakan bazar barang bekas. Ibu dan para relawan mengumpulkan barang-barang layak pakai dari para donatur untuk dijual. Hasil penjualan bazar tersebut kemudian digunakan untuk operasional yayasan.

Di tengah semua kesibukan itu, dia selalu berusaha menjaga keseimbangan antara, mengajar, mengurus yayasan dan mengurus keluarganya. Meskipun lelah, ia selalu menyempatkan diri untuk mendampingi anak-anaknya belajar dan berbagi cerita dengan keluarga kecilnya.

Seiring waktu berlalu, anak anak ibu tumbuh dewasa dan mulai meraih mimpi kami masing-masing. Anak pertama sudah menikah dan meiliki keluarga yang bahagia, sedangkan anak kedua melanjutka pendidikan di Politeknik Negeri Jakarta. Setiap kesuksesan yang mereka capai, tidak lepas dari peran besar ibunya.

Ia adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang selalu menjadi pilar kekuatan bagi keluarga mereka. Dalam setiap langkah dan keputusannya, Ibu selalu berpijak pada prinsip bahwa kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa menjadi berkat bagi orang lain. Yayasan milik ibu bukan hanya menjadi tempat berlindung bagi anak yatim dan janda, tetapi juga menjadi simbol harapan dan cinta kasih di tengah masyarakat.

Bagi Ibu, kesibukannya bukanlah beban, melainkan panggilan hidup yang penuh makna. Setiap senyuman anak yatim dan setiap ucapan terima kasih dari para janda adalah hadiah terindah yang membuatnya terus bersemangat menjalani hari.

Ibu adalah contoh nyata bahwa kasih sayang dan ketekunan bisa mengatasi segala rintangan. Ia telah mengajarkan kami tentang arti dari sebuah perjuangan dan cinta tanpa syarat. Melalui semua yang telah diakukan, ia telah menunjukkan bahwa menjadi seorang ibu adalah panggilan mulia yang membutuhkan keberanian, kesabaran, dan hati yang penuh kasih. Terima kasih, Ibu, untuk segala yang telah engkau berikan. Engkau adalah pahlawan sejati yang abadi.

Tags

Related News