Pembongkaran Jembatan Mlaten Kepanjen
Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, mulai bangun jembatan Mlaten, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas PU Bina Marga menargetkan pembangunan jembatan tersebut selama 140 hari. Biaya pembangunan jembatan yang rusak pada akhir tahun 2021 itu, dianggarkan sebesar Rp2 Miliar lebih, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022.
Sekretaris Dinas PUBM Kabupaten Malang, Suwiknyo, membenarkan bahwa pembangunan jembatan Mlaten, Kedungpedaringan Kepanjen, sudah mulai dilaksanakan.
"Jembatan lama dibongkar, setelah itu, pembangunan dimulai dari nol dengan konstruksi baru", kata Wiknyo, Jumat (26/8/2022).
"Kami anggarkan sekitar Rp2 miliar lebih untuk memperbaiki jembatan tersebut", tambah dia.
"Semoga berjalan lancar sehingga jembatan Kedungpedarinqan dapat digunakan untuk mobilitas pengguna jalan", harapnya.

Sebelumnya, jembatan Mlaten Kepanjen rusak karena kerangka pondasi sudah keropos. Jembatan tersebut ditutup separuh oleh warga agar bisa dilintasi kendaraan roda 2 maupun roda 4. Warga sekitar menerapkan sistem buka tutup.
Seperti diketahui, jembatan Mlaten Kedungpedaringan ini, adalah salah satu jalur utama menuju Kecamatan Kepanjen, Gondanglegi, Kecamatan Pagelaran dan sekitarnya.
Berdasarkan laman LPSE Kabupaten Malang, pagu pembangunan jembatan Mlaten Kepanjen, sebesar Rp2.100.000.000,-, HPS Rp2.086.808.859,-.
Sementara harga penawaran dan harga terkoreksi sebesar Rp1.879.655.710,-. Pemenang atau kontraktor pelaksana yakni CV Irahatam, alamat, Jl.Wapoga Iv/D-16 Kota Malang, Jawa Timur.
(Pewarta : Edy)








