Dinas PUBM Kabupaten Malang Terus Bergerak Lakukan Perbaikan Jalan

Jumat, 21/05/2021 - 10:40
Dinas PUBM Kabupaten Malang Terus Bergerak Lakukan Perbaikan Jalan

Dinas PUBM Kabupaten Malang Terus Bergerak Lakukan Perbaikan Jalan

Klikwarta.com, Malang - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Malang, terus bergerak melakukan perbaikan jalan yang rusak dan berlubang. Seperti yang terlihat di wilayah Pujon, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Tepatnya disepanjang ruas jalan Pandesari - Sukomulyo dan di lingkungan Cafe Sawah Pujon Kidul.

Perbaikan oleh Dinas PU Bina Marga kali ini, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bina Marga Pujon bersama enam UPT lainnya. Antara lain, UPT Singosari, Kepanjen, Pagak, Turen dan Bululawang, serta UPT Tumpang. 

Pelaksanaan SOYO UPT pada perbaikan dan pembersihan Ruas Milik Jalan (RUMIJA) tersebut, berlangsung, Kamis (20/5/2021). Percepatan perbaikan jalan yang dilakukan, dalam rangka persiapan penyambutan kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan ekonomi kreatif (Menparekraf) RI, ke Desa Pujon Kidul.

Giat sapu lobang (salob) oleh dinas yang dipimpin Ir.Romdoni tersebut, untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bersama. Selain itu, untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan cepat. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, terlihat ikut mendampingi Bupati Malang, H.M Sanusi, pada peninjauan persiapan penyambutan Menparekraf RI, di Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Rabu (19/5/2021).

Pemeliharaan jalan dengan metode salob oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang ini, tak hanya dilaksanakan saat ada kegiatan tertentu saja. Misalnya saat penyambutan Menparekraf RI atau petinggi Negara lainnya. Namun sudah menjadi kegiatan rutin Dinas PU Bina Marga setiap tahunnya, secara simultan. 

Hal ini, guna memastikan keselamatan, kenyamanan dan keamanan masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang melintas.

Sebagaimana disampaikan, Kepala bidang (Kabid) pemeliharaan jalan, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Suwignyo, bahwa kegiatan salob tersebut sangat vital bagi keselamatan masyarakat. Sebab, sebelum dilakukan salob, jalan dalam kondisi rusak dan berlubang. 

"Ini bisa membahayakan masyarakat dan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Wignyo.

Menurutnya, penyebab utama kerusakan jalan di Kabupaten Malang karena banyaknya kendaraan berat yang lalu lalang. Misalnya bus dan truk. Beban kendaraan itu dapat mengakibatkan setiap lapisan perkerasan menjadi renggang. Sehingga, membuat munculnya retak pada perkerasan.

Oleh karena itu, ia mengatakan, pihak Bina Marga rutin melaksanakan penambalan saat terjadi keretakan pada perkerasan jalan. 

Sebab, jika retak pada perkerasan terus dibiarkan, maka saat musim hujan tiba, bisa dipastikan air akan masuk kedalam retakan dan dapat mengubah retakan kecil menjadi lubang yang semakin besar, demikian Suwignyo. 

(Pewarta : Edy)

Berita Terkait