Gelar Operasi Patuh Candi 2024, Polres Karanganyar Tekankan Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Selasa, 16/07/2024 - 11:43
Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy menyematkan pita kepada personel Operasi Patuh Candi 2024 saat apel gelar pasukan, di Lapangan Mapolres Karanganyar, Senin (15/7/2024)

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy menyematkan pita kepada personel Operasi Patuh Candi 2024 saat apel gelar pasukan, di Lapangan Mapolres Karanganyar, Senin (15/7/2024)

Klikwarta.com, Karanganyar - Polres Karanganyar menggelar Operasi Patuh Candi 2024. Operasi ini dilaksanakan selama dua pekan, mulai 15 hingga 28 Juli 2024. Ratusan petugas gabungan diterjunkan, di antaranya personel dari Kodim 0727/Karanganyar, Dishub, dan Satpol PP.

Dalam acara apel gelar pasukan di Lapangan Mapolres Karanganyar, Senin (15/7/2024) sore, Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, mengatakan operasi ini bertujuan guna menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan, serta untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Sasaran utama dari operasi ini adalah segala bentuk potensi gangguan maupun pelanggaran yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, dengan pola operasi yang lebih mengedepankan giat edukatif dan persuasif secara humanis, preentif dan preventif. Didukung juga dengan penegakan hukum melalui teknologi tilang elektronik atau Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile.

"Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2024 ini, kita harapkan bisa menjadi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Sehingga, persoalan menngenai pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas semakin dapat ditekan," kata Kapolres.

Sementara itu, menurut Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto, bahwa dalam satu semester tahun 2024, Kabupaten Karanganyar menduduki peringkat dua terbesar kasus kecelakaan di wilayah Jawa Tengah, yaitu sebanyak 800 kejadian.

"Penyebabnya kecelakaan lalu lintas bisa terjadi karena empat faktor. Faktor tersebut meliputi kelalaian pengendara atau human error, kondisi jalan, cuaca, dan faktor kondisi kendaraan. Dari empat faktor tersebut, berdasarkan analisa IRSMS, kecelakaan lebih disebabkan karena kesalahan atau kelalaian pengendara," jelasnya.

AKP Agista Ryan Mulyanto menambahkan, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2024 ini, ETLE statis terpasang di 4 titik yaitu di kawasan persimpangan Tegalgede, Kongan, Jungke, dan simpang empat Colomadu.

"Adapun untuk penindakan secara mobile, ETLE mobile sudah diinject ke masing-masing anggota Satlantas Polres Karanganyar, sehingga dimana saja petugas bisa langsung memantau dan merekam atau menindak jika menemukan adanya pelanggaran seperti pengendara tanpa mengenakan helm, kendaraan tanpa surat kelengkapan, maupun kendaraan yang tidak sesuai standar. Petugas juga kita tempatkan di titik-titik rawan kecelakaan," pungkasnya.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait